Deretan Pegawai BUMN yang Diduga Terkait Teroris: PLN hingga Kimia Farma

Danang Sugianto - detikFinance
Senin, 13 Sep 2021 13:28 WIB
Munculnya pilihan vaksin COVID-19 berbayar menuai kontroversi di kalangan masyarakat. PT Kimia Farma TBK pun kemudian menunda pelaksanaan vaksinasi berbayar.
Foto: ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto
Jakarta -

Kabar menghebohkan kembali menerpa Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Salah satu terduga teroris Jamaah Islamiyah (JI) yang ditangkap Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri merupakan karyawan Kimia Farma.

Pihak Kimia Farma pun sudah mengakui jika terduga teroris berinisial S alias MT yang ditangkap di Bekasi adalah karyawannya.

Ini bukan pertama kalinya ada kabar bahwa terduga teroris merupakan karyawan BUMN. Berikut kompilasinya:

1. PLN

Pada Mei 2018 terjadi penangkapan 2 terduga teroris asal Pekanbaru yang ditangkap di Palembang. Ternyata kedua teroris itu mendapatkan suntikan dana dari seorang pegawai BUMN yang diketahui dari PLN.

PLN menyerahkan sepenuhnya kepada aparat hukum untuk penyelidikan dugaan keterlibatan pegawai PLN yang disebut berinisial D itu. D memang berada di wilayah Riau-Kepulauan Riau tetapi ditugaskan di bawah kantor cabang Pekanbaru.

Simak juga video 'Densus Amankan 3 Terduga Teroris Jaringan JI di Jakarta-Bekasi':

[Gambas:Video 20detik]



Berlanjut ke halaman berikutnya.