Prakerja Gelombang 20 Sudah Ditutup, Begini Cara Cek yang Lolos

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Selasa, 14 Sep 2021 11:04 WIB
kartu pra kerja
Foto: Luthfy Syahban/Tim Infografis
Jakarta -

Pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 20 sudah ditutup sejak Minggu (12/9) kemarin pukul 23.59 WIB. Pada gelombang kali ini, pihak prakerja menyediakan kuota yang sama dengan gelombang sebelumnya yakni 800.000 orang.

"Sobat Prakerja, Gelombang 20 ditutup pada hari Minggu 12 September pukul 23.59 WIB," bunyi pengumuman Manajemen Pelaksana (PMO) Program Kartu Prakerja lewat Instagram @prakerja.go.id, dikutip Senin (13/9/2021).

Sedangkan bagi para peserta pendaftaran Kartu Prakerja, ada beberapa cara mengecek lolos Kartu Prakerja atau tidak saat diumumkan nanti. Berikut pilihannya:

1. Cek Dashboard Prakerja

PMO menjelaskan notifikasi hasil seleksi bakal tampil di dashboard situs web sehingga pendaftar Kartu Prakerja gelombang 20 disarankan untuk mengecek secara berkala.

Caranya peserta mesti login ke akun Prakerja kemudian cek dashboard. Jika lolos, peserta akan mendapat notifikasi lolos dengan keterangan dana akan diberikan setelah menyelesaikan pelatihan.

"Dana insentif kamu diberikan setelah penyelesaian pelatihan, bila belum ada dana yang ditransfer 7x24 jam Hubungi CS," bunyi keterangan tersebut.

Jika tidak lolos, maka akan ada notifikasi 'Kamu Belum Berhasil' di dashboard akun.

2. SMS

Peserta juga akan mendapat notifikasi kelolosan melalui SMS. Untuk itu, peserta harus memastikan nomor yang digunakan aktif.

"Peserta yang lolos akan menerima SMS pemberitahuan ke nomor yang terdaftar pada akun Prakerja milik Sobat! Pastikan nomor tersebut aktif dan jangan mengganti nomor HP," tulis akun resmi Prakerja.

Seandainya tidak lolos, peserta juga bisa mengetahui alasannya di dashboard Prakerja. Bagi peserta yang tidak lolos Kartu Prakerja, masih bisa melakukan pendaftaran di gelombang berikutnya.

"Kamu tidak perlu memasukkan semua data lagi untuk pendaftaran ulang. Jangan berkecil hati, kamu masih bisa memilih gelombang berikutnya," bunyi keterangan Prakerja.

(eds/eds)