Harga Sepeda 'Sultan' Brompton Kini Berdarah-darah

Siti Fatimah - detikFinance
Kamis, 16 Sep 2021 06:30 WIB
CHICHESTER, ENGLAND - JULY 28:  A bike wears the name Brompton at the Brompton World Championship folding bike race, which is part of the Orbital cycling festival at Goodwood Motor Circuit on July 28, 2013 in Chichester, England. The race starts with a Le-Mans style sprint to the riders bike, which is then assembled and followed by a 15.2km ride. A strict dress code of jacket and tie applies, with an award going to the most stylishly dressed.  (Photo by Matthew Lloyd/Getty Images)
Harga Sepeda 'Sultan' Brompton Kini Berdarah-darah
Jakarta -

Harga sepeda Brompton lagi turun. Padahal, pada akhir tahun lalu tahun lalu harga sepeda ini mengalami kenaikan yang signifikan karena permintaan melebihi suplai yang ada. Penurunan harga ini terjadi pada awal hingga pertengahan 2021.

Ketua Asosiasi Pengusaha Sepeda Indonesia (Apsindo) Eko Wibowo Utomo mengungkapkan, harga sepeda Brompton standar turun hingga 20%. Menurutnya hal itu terjadi lantaran terjadinya kelebihan stok sepeda di pasaran.

"Menurunnya harga sepeda dikarenakan terjadinya oversupply barang sepeda di pasar," ujar Eko saat dihubungi detikcom, Rabu (15/9/2021).

Dia menuturkan, di tahun lalu terjadi kenaikan permintaan yang abnormal terhadap sepeda Brompton. Hal ini didasari atas tren bersepeda di masa pandemi COVID-19 ditambah embel-embel kalangan menengah atas yang mengikuti tren sepeda branded. Oleh karena itu, distributor dan pedagang menaruh harap kejadian serupa akan terjadi di tahun ini.

"Kenapa banyak sepeda turun harganya sekarang? Ya karena over supply, ekspektasi tahun lalu di luar dugaan sekarang dipersiapkan lah stok tahun ini tapi kenyataannya tahun ini nggak seperti tahun lalu. Ya setiap kali ada lonjakan pasti ada penurunan, nggak mungkin selamanya. Karena pasar juga nanti akan 'yaudahlah udah cukup main sepeda, udah punya.' Jadi pertumbuhannya organik saja," jelas Eko.

Harga normal sepeda Brompton saat ini rata-rata sekitar Rp 36,5 juta. Bahkan, kata Eko, ada juga sebagian pasar yang menjual sepeda Brompton di harga Rp 34 juta. Dia mengatakan, pedagang harus berupaya agar barang dapat keluar dari gudang di saat bersamaan kedatangan produk baru dari Inggris, negara asalnya.

"Barang branded itu (sepeda Brompton) bulan September ini sampai akhir tahun seriesnya 2022 udah pada keluar. Jadi mau nggak mau kalau stok masih banyak mereka datang barang baru. Nah itu kan bisa istilahnya terlalu over stock yang akan mempengaruhi cash flow. Mau nggak mau harus diatur strateginya bagaimana barang lama cepat segera terjual dengan menurunkan harga maupun memberikan hadiah pembelian untuk setiap penjualan barang," pungkasnya.

Tonton juga Hobi Jadi Investasi, Bisnis Koleksi Action Figure

[Gambas:Video 20detik]



(fdl/fdl)