ADVERTISEMENT

SIRCLO Dapat Suntikan Rp 515 M, Ada dari Perusahaan Sandiaga

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Kamis, 16 Sep 2021 08:33 WIB
Pengunjung berada di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (13/2). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini pukul 12.00 menurun-0,67% ke posisi 5,873,30. Pergerakan IHSG ini masih dipengaruhi oleh sentimen atas ketakutan pasar akan penyebaran wabah virus corona.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) memberikan suntikan investasi ke salah satu startup solusi e-commerce di Indonesia, SIRCLO. Perusahaan digital itu mendapat suntikan US$ 36 juta atau sekitar Rp 515 miliar dari investor yang dipimpin East Ventures dan Saratoga, dengan partisipasi sejumlah investor lokal.

Direktur Investasi Saratoga Devin Wirawan mengakui perseroan terlibat dalam pendanaan kepada SIRCLO. Ia menilai langkah ini menjadi peluang baru perseroan di tengah era digital.

"Keputusan investasi langsung ke SIRCLO telah dilakukan secara matang dengan memperhitungkan potensi dan value dari perusahaan investasi ini ke depan. Ide besar yang bisa diwujudkan SIRCLO dengan membentuk perusahaan solusi e-commerce membuktikan bahwa peluang bisnis di era digital ini menjadi sangat luas dan Saratoga akan terlibat lebih aktif di dalamnya," jelas Devin dalam keterangannya Kamis (16/9/2021).

Dengan pengalaman investasi lebih dari dua dekade, perusahaan investasi yang didirikan oleh Sandiaga Uno dan Edwin Soeryadjaya ini optimis keterlibatan langsung di dalam pengembangan SIRCLO, akan mendukung startup teknologi ini untuk mengoptimalkan peluang pertumbuhan bisnis yang ada.

Harapannya, SIRCLO dapat menjadi perusahaan yang semakin bernilai, baik secara bisnis maupun kontribusinya terhadap perekonomian Indonesia. Strategi ini dinilai akan lebih menjamin keberlangsungan bisnis SIRCLO dalam jangka panjang.

"Sebagai wujud investasi aktif kami, Saratoga akan ikut membantu proses pengembangan bisnis perusahaan portofolio ini ke depan. Dengan strategi yang terukur, disiplin dan konsisten, kami optimis SIRCLO akan mencapai target bisnisnya dengan lebih baik," kata Devin.

Lanjut halaman berikutnya.

Sebelumnya Saratoga juga telah berinvestasi di PT Julo Teknologi Finansial (Julo), Fintech Peer-to-Peer (P2P) lending. Perusahaan yang telah memiliki ijin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ini mengimplementasikan teknologi big data dan machine learning dalam proses pemberian kredit.

"Investasi di industri digital ini merupakan bagian dari komitmen Saratoga untuk terlibat aktif dalam mendukung penguatan ekonomi Indonesia, termasuk melalui optimalisasi penggunaan teknologi digital dalam memperkuat sektor UMKM. Jutaan UMKM yang ada di Indonesia merupakan kekuatan ekonomi yang harus terus dikembangkan untuk mendorong pemerataan ekonomi di berbagai wilayah di Indonesia," ujar Devin.

Dalam pernyataannya Founder dan Chief Executive Officer SIRCLO Brian Marshal mengatakan, suntikan dana dari para investor, termasuk Saratoga, akan dioptimalkan untuk mengembangkan infrastruktur teknologi dan memperluas layanan bagi pelaku bisnis, baik dari kategori entrepreneur maupun enterprise.

Kolaborasi yang dijalankan ini diharapkan dapat memperkuat pertumbuhan SIRCLO kedepan, sehingga kontribusi yang diberikan untuk dalam mendukung perekonomian Indonesia akan semakin besar.

"Kami berterima kasih atas dukungan Saratoga yang telah berpartisipasi pada pendanaan ini. Dengan kompetensi dan pengalaman manajemen yang sudah terbukti di bidangnya, kami yakin Saratoga akan menjadi rekan strategis dalam perkuatan fundamental bisnis SIRCLO dan bersama-sama mendorong startup ini masuk ke tahap selanjutnya. Di sisi lain, kami optimis langkah yang diambil akan membawa dampak positif yang berkelanjutan terhadap klien dan pengguna solusi kami," kata Brian.

(fdl/fdl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT