Anggur Aussie Tak Bisa Masuk RI

Anggur Aussie Tak Bisa Masuk RI

- detikFinance
Jumat, 07 Apr 2006 16:19 WIB
Jakarta - Anda pecinta anggur atau buah-buahan dari Australia? Hmmm...jangan harap Anda bisa mudah menemukan produk-produk itu. Sejumlah produk pertanian Australia kini tak bisa masuk ke Indonesia. Para eksportir Australia pun meradang.Sebuah kapal yang mengangkut anggur-anggur dari Australia tak bisa masuk ke Indonesia pada Kamis 6 April setelah Badan Karantina dan Inspeksi Australia atau Australian Quarantine and Inspection Service (AQIS) menerima pemberitahuan dari Indonesia tentang adanya protokol ekspor baru.Para eksportir Australia mengeluhkan protokol ekspor baru itu sulit dipenuhi. Mereka mengaku sangat keberatan karena Indonesia adalah pasar anggur terbesar kedua Australia dengan nilai lebih dari US$ 50 juta. Demikian berita yang dilansir dari ABC, Jumat (7/4/2006).AQIS saat ini tengah mencoba mencari informasi soal protokol ekspor baru itu. Namun AQIS menduga, aturan baru itu akan berpengaruh pada semua negara, tak hanya Australia.Sementara Menteri Perdagangan Australia Mark Vaile mengatakan, pihaknya tengah melakukan investigasi atas masalah ini. Namun Vaile mengaku belum menerima penjelasan dari pejabat terkait soal terhambatnya produk pertanian Australia itu."Pada saat ini, kita harus melihat dan menunggu apa yang akan terjadi dan bagaimana hal itu berakhir. Yang paling penting, saya akan meminta tanggung jawab partner dagang kita sesuai dengan aturan perdagangan dunia," tegas Vaile.Brian Ceresa, seorang eksportir dari John Holman and Company hanya bisa menduga-duga mengapa pasokan produk dari Australia terhambat masuk ke Indonesia. "Dugaan saya secara pribadi, ini adalah reaksi lanjutan dari sikap pemerintah tentang masalah Papua," duga Ceresa.Namun belum dikonfirmasi apakah tidak bisa masuknya produk pertanian Australia itu berkaitan dengan boikot Gabungan Importir Seluruh Indonesia (Ginsi) atas produk Australia yang dicanangkan Kamis 6 April lalu. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads