SBY: Indonesia Dapat Menjadi Jembatan Antara Asia-Pasifik
Senin, 10 Apr 2006 18:03 WIB
Jakarta -
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kembali menekankan pentingnya peranan Indonesia di Asia Pasifik (Aspas). Bagi SBY, Indonesia dapat menjadi pintu masuk dan jembatan bagi Aspas untuk kerjasama yang lebih luas. "Indonesia secara geo-strategi bisa digunakan sebagai gateway atau jembatan antara negara-negara Asia dengan Pasifik yang tentu dalam global connectivity semuanya itu bisa menjadi satu wilayah kerjasama yang lebih luas." kata Presiden SBY.Hal itu dikatakan Presiden SBY usai melakukan pertemuan informal dengan kepala negara, perdana menteri dan para menteri dari 13 negara Pasifik dan Asia dalam acara United Nation Economic and Social Commission Asia and The Pasific, di JCC Senayan, Jakarta Pusat, Senin(10/4/2006).Ke-13 negara tersebut yaitu Kiribati, Tuvalu, Tunisia, Malao, Vanuatu, Naulu, Papua Nugini, Fiji, Samoa, Salomon Island, New Kaledonia serta Tongga.Sebelumnya, pada pagi harinya Presiden SBY juga turut membuka dan memberikan sambutan dalam pertemuan tersebut.Pertemuan informal selama satu setengah jam yang dipimpin SBY tersebut, diakui presiden penuh dengan komitmen dan kehendak untuk tingkatkan kerjasama persahabatan dan hubungan baik antar negara Asia-Pasifik.Kerjasama itu antara lain pelatihan di bidang pertanian dan food security. Di bidang micro finance termasuk usaha kecil dan menengah. Bidang pendidikan, termasuk bea siswa yang diharapkan dapat ditingkatkan. Selain itu menurut SBY, dibahas juga soal kerjasama ekonomi, investasi, perdagangan, energi, dan membangun fasilitas di wilayah pasifik termasuk Indonesia. Kerjasama ini diharapkan bisa menjadi basis untuk pengembangan kerjasama yang lebih kongkrit. "Kita sepakat tidak ingin membikin satu rencana yang muluk-muluk yang inginmelakukan semua hal dan dalam kenyataannya semua hal itu sulit diimplementasikan. Tetapi kita ingin benar-benar mewudjukan satu dua agenda tetapi kongkrit," papar SBY.Dijelaskan SBY, bahwa Indonesia adalah bagian dari Asia dalam konteks kerjasama di Asia dan Asean, tetapi harus dipahami bahwa Indonesia juga punya hubungan dengan Pasifik. "Dengan demikian saatnya telah tiba kita juga harus tidak hanya menjadi jembatan, pintu gerbang tetapi bagian dari kerjasama di wilayah Timur dan Selatan kita, yaitu Pasifik dalam arti yang luas," ujar SBY dengan nada semangat.
(ahm/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































