Yuhuu! Tim Cook Mau Bagi-bagi Bonus Rp 14 Juta ke Pegawai Toko Apple

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Jumat, 24 Sep 2021 12:38 WIB
BEIJING, CHINA - JANUARY 07:  Customers look at iPhones on display at an Apple Store on January 7, 2019 in Beijing, China. Apple Inc. lowered its revenue guidance last week, blaming Chinas slowing economy and weaker than expected iPhone sales, as the companys chief executive officer Tim Cook said in a letter to investors the sales problems were primarily in its Greater China region that accounts for almost 20 percent of its revenue and includes Hong Kong and Taiwan. (Photo by Kevin Frayer/Getty Images)
Foto: Getty Images
Jakarta -

Apple akan membagikan bonus kepada para pegawainya sebesar US$ 1.000 atau setara dengan Rp 14,2 juta (asumsi kurs Rp 14.200) pada bulan depan. Dikutip dari news18.com disebutkan bonus ini akan diberikan kepada pegawai di toko ritelnya yang bekerja sebelum 31 Maret 2021.

Tapi untuk pegawai yang bekerja setelah tanggal tersebut akan mendapatkan US$ 500. Selain itu pegawai baru yang masuk pada musim liburan akan mendapatkan uS$ 200. Selanjutnya para staf AppleCare dan staf penjualan online juga akan mendapatkan bonus tersebut.

Sebelumnya Head of Group Retail perusahaan menyampaikan kepada Reuters jika pada Juni Apple akan memperluas operasional ritelnya.

Pihak Apple menyebut telah memiliki kombinasi strategi yang sudah dikembangkan sebelum dan selama pandemi. Strategi ini diklaim akan membuat toko lebih populer dibandingkan sebelumnya.

Sebelumnya pada Agustus lalu, Apple memberikan paket kompensasi untuk CEO Apple Tim Cook. Berdasarkan pengajuan untuk Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) yang diposting oleh Apple pada hari Kamis, saham yang diterima bos Apple ini bernilai lebih dari US$ 750 juta atau sekitar Rp 10,6 T.

Melansir dari CNBC, Jumat (27/8/2021), pemberian Tranche of stock ini merupakan bagian terakhir dari paket kompensasi yang diterima Cook saat menjabat sebagai CEO Apple sejak 10 tahun lalu.

Selain itu sebelumnya pada tahun lalu, ia juga sudah mendapat paket kompensasi baru yang berlaku hingga 2026. Mayoritas kompensasi yang diterima oleh Cook ini dalam bentuk unit stok terbatas.

Meski baru mendapat sejumlah lembar saham dari perusahaan, menurut pengajuan SEC pada awal pekan ini Cook telah menyumbangkan sejumlah saham Apple yang dimilikinya ke badan amal yang tidak disebutkan namanya. Bila dihitung, lembar saham yang telah disumbangkan oleh cook ini bernilai hampir US$ 10 juta atau setara dengan Rp 144 miliar.

(kil/zlf)