Bulog Janji Serap Semua Gabah

Bulog Janji Serap Semua Gabah

- detikFinance
Selasa, 11 Apr 2006 14:46 WIB
Jakarta - Bulog berjanji akan membeli semua kualitas gabah petani dalam rangka memaksimalkan pengadaan gabah dalam negeri yang hingga kini baru mencapai sepertiga dari target.Janji tersebut dilontarkan oleh Dirut Perum Bulog Widjanarko Puspoyo saat konferensi pers yang di gedung Bulog, Jl. Gatot Subroto, Jakarta (11/4/2006). Widjanarko didampingi oleh ketua Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) WInarno Tohir"Prognosa bulog akhir april bisa menyerap 1,2 juta ton setara beras ternyata baru terserap 309.808 ton setara beras, dari kontrak 348 ribu ton," kata Widjanarko."Stok bulog 4,5 bulan padahal yang aman minimal 6 bulan. Kritis terhadap cadangan pemerintah jawabnya ya tapi kalau stok di masyarakat tidak tau karena bulog hanya mengisi cadangan pemerintah," jelas Widjanarko.Menurut Widjanarko, Bulog telah sepakat dengan KTNA untuk membeli gabah petani dnegan tabel harga rafraksi dengan kadar air toleransi maksimum 30% dan tingkat hampa kotoran 20% dengan kisaran harga Rp 1.730-1.220 per kg.Sementara harga gabah kering giling yang dipatok pemerintah saat ini adalah Rp 2.280/kg dengan 14% kadar air dan hampa kotoran 3% dan harga gabah kering panen Rp 1.730/kg dengan 24% kadar air dan 10% tingkat hampa kotoran."Hasil panen akan sedikit karena tidak ada panen raya, yang ada panen secara bergantian akibat ini suplai tidak lebih dari demand sehingga harga tidak turun dibawah HPP (harga pembelian pemerintah) Bulog jadi sulit capai target," keluhnya.Sedangkan Ketua KTNA WInarno Tohir mengungkapkan, tidak adanya panen raya disebabkan setelah krisis dan otonomi daerah, petani tidak mendapat sejumlah fasilitas dari pemerintah seperti subsidi pestisida, penyuluhan. Sehingga petani berjalan apa adanya tergantung komando alam. (qom/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads