Perjalanan Indosat: Dibeli Soeharto, Dijual Megawati, Kini Merger dengan Tri

Siti Fatimah - detikFinance
Minggu, 26 Sep 2021 11:17 WIB
indosat ooredoo hutchinson 3 indonesia
Foto: detikcom
Jakarta -

Indosat Ooredoo (Indosat) dan Hutchison 3 Indonesia (H3I) resmi telah melakukan penggabungan usaha atau merger pada 16 September lalu. Perusahaan gabungan ini kemudian diberi nama PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk (Indosat Ooredoo Hutchison).

Pada akhir transaksi penggabungan, Indosat Ooredoo Hutchison akan dikendalikan bersama-sama oleh Ooredoo Group dan CK Hutchison. Perusahaan gabungan akan tetap terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Jauh sebelum penggabungan (merger) Indosat telah lebih dulu melewati lika-liku perjalanan di Tanah Air. Dari catatan sejarahnya, Indosat pernah menjadi BUMN hingga kemudian dijual ke Singapura dan dibeli Qatar.

Detikcom merangkum perjalanan panjang Indosat diusianya yang kini berumur 53 tahun. Berikut ulasannya.

PT Indosat Tbk didirikan di Indonesia pada tanggal 10 November 1967 sebagai perusahaan penanaman modal asing yang menyediakan layanan telekomunikasi internasional di Indonesia. Di bawah kepemimpinan Presiden Soeharto, saham Indosat berhasil diakuisisi pada 1980. Hal itu dilakukan berkenaan dengan tujuan untuk mendukung program satelit.

Setelah menjadi BUMN, perusahaan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 1995. Indosat pun mendirikan Telkomsel, perusahaan patungan bersama dengan PT Telkom.

Sejak saat itu pemerintah Indonesia memegang penuh kontrol atas Indosat. Pada 2001, Indosat masuk di pasar selular Indonesia melalui akuisisi mayoritas saham Satelindo dan pendirian PT Indosat Multi Media Mobile (IM3).

Bersambung ke halaman berikutnya



Simak Video "Indosat Resmi Merger dengan Tri Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]