Lagi-lagi Serang RI soal Papua, Bagaimana Kondisi Ekonomi Vanuatu?

Danang Sugianto - detikFinance
Minggu, 26 Sep 2021 23:00 WIB
Vanuatu
Foto: (iStock)
Jakarta -

Untuk kesekian kalinya, Vanuatu kembali menyerang Indonesia dalam Sidang Majelis Umum PBB. Negara itu kembali mengangkat isu pelanggaran HAM di Papua dan menuding RI.

Sudah beberapa kali negara kepulauan itu melakukannya. Pada 2016 Vanuatu juga pernah mengkritik catatan HAM Indonesia di Papua. Tahun lalu juga Vanuatu melempar kritik yang sama.

Vanuatu sendiri merupakan negara kepulauan di Samudera Pasifik bagian selatan. Jika dilihat dari ekonomi, PDB Vanuatu pada 2019 tercatat hanya US$ 917,05 juta di 2019 menurut data Bank Dunia.

PDB Indonesia sendiri pada 2019 tercatat US$ 1,1 triliun. Populasi Vanuatu memang terbilang kecil, totalnya hanya 299.882 pupulasi pada 2019.

Untuk rasio kemiskinan negara ini tidak tercatat lengkap di data Bank Dunia. Hanya ada pada 2017 yang tercatat di posisi 12,7% terhadap populasi.

Sama dengan negara kebanyakan, Vanuatu juga tengah dihadapi permasalahan pandemi COVID-19. Negara ini mendapatkan bantuan dana darurat sebesar US$ 10 juta dari Bank Dunia.

Pendanaan disediakan melalui Hibah Kebijakan Pembangunan dengan Opsi Penarikan yang ditangguhkan oleh bencana, yang disetujui pada bulan Januari lalu. Opsi yang sama juga diberikan kepada Samoa pada akhir Maret untuk mendukung persiapan dan upaya respons COVID-19 negara itu.

Selain itu ada bank asal Vanuatu yang pernah memiliki jejak hitam di Indonesia. Namanya adalah Dragon Bank International Ltd. Bagaimana cerita lengkapnya? Buka halaman selanjutnya.