Mau Coba Kerja atau Liburan di Pulau 'Sultan' Ini? Vaksin Dulu Ya

Tim detikcom - detikFinance
Senin, 27 Sep 2021 15:54 WIB
Ilustrasi Stockholm dan pulau di Swedia
Ilustrasi/Foto: (Thinkstock)
Jakarta -

Setelah menorehkan prestasi menjaga minimnya kasus COVID-19 di wilayahnya, sebuah pulau kecil di Karibia akhirnya dibuka kembali. Kali ini syarat bagi pengunjung yang boleh berkunjung adalah mereka yang sudah divaksinasi.

"Mereka sangat selektif dalam menentukan siapa yang mereka izinkan," kata seorang profesor sosiologi di University of Massachusetts David Cort yang mendaftar untuk skema tersebut selama tiga bulan bersama istri dan putrinya, dikutip dari Independent, Senin (27/8/2021).

"Saya diberitahu bahwa mereka benar-benar menolak orang." katanya.

Sebelumnya pulau ini hanya mengizinkan turis miliarder yang berpenghasilan lebih dari US$ 70.000 atau Rp 994 miliar (kurs Rp 14.200) selama 18 bulan terakhir.

Sebelum dibuka kembali pada April 2021, pengunjung yang boleh datang hanya mereka yang akan melakukan kerja jarak jauh, mempunyai penghasilan minimum, dan masa tinggal minimum dua bulan.

Tak seperti skema visa pengunjung digital lainnya yang diluncurkan selama pandemi, visa Montserrat juga sulit diterima. Hanya 21 orang dari tujuh keluarga yang lolos.

Tetapi mulai 1 Oktober, pulau itu menurunkan kriteria kelayakannya. Kini pulau tersebut memungkinkan semua turis yang divaksinasi tanpa perlu masa inap minimum.

Namun, mereka tetap harus menjalani karantina selama lima hari dan menjalani tes PCR pada hari keempat kunjungannya untuk bisa beraktivitas di pulau.

Pelancong yang tidak divaksinasi akan diizinkan masuk hanya jika mereka mengajukan permohonan visa kerja jarak jauh, dan memerlukan karantina dua minggu pada saat kedatangan.

Asal tahu saja, skema khusus visa sebelumnya membantu Montserrat hampir bebas dari virus corona. Per 15 September, hanya 33 orang yang dites positif selama masa pandemi.

Saksikan juga: Blak-blakan Salahudin Rafi, Kertajati Bandara Dahsyat

[Gambas:Video 20detik]



(eds/eds)