Kemenhub Investigasi Citilink yang Mendarat Darurat karena Anak-anak

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Selasa, 28 Sep 2021 16:07 WIB
Perjalanan perdana Jakarta-Ternate bersama Citilink
Ilustrasi/Foto: (Tasya Khairally/detikcom)
Jakarta -

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) turun tangan melakukan investigasi pendaratan darurat yang terjadi pada maskapai Citilink. Pesawat Citilink dengan nomor penerbangan QG 944 rute Jakarta menuju Batam mendarat darurat di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Sumatera Selatan pada Senin, 27 September 2021 pukul 16.05 WIB.

Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati mengatakan pihaknya akan menginvestigasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Ya kami tengah melakukan investigasi sesuai ketentuan yang berlaku," katanya kepada detikcom lewat pesan singkat, Selasa (28/9/2021).

Pihaknya tak merinci keterangan apa saja yang akan digali ke pihak Citilink maupun penumpang. Adita hanya mengatakan informasi yang akan digali terkait dengan kejadian tersebut.

"Semua yang berkaitan dengan kejadian tersebut," katanya.

Pihak Citilink sebelumnya menyatakan, pendaratan darurat dilakukan karena ada penumpang anak-anak yang melepas penutup pelindung tuas pintu darurat.

"Terhadap informasi yang beredar, dapat kami informasikan bahwa kejadian disebabkan oleh penumpang anak-anak yang berada di seat row 11 dalam penerbangan tersebut melepas penutup pelindung tuas pintu darurat atau cover handle emergency exit di luar pengawasan orang tuanya," ujar VP Corporate Secretary & CSR PT Citilink Indonesia Diah Suryani dalam siaran pers.

Berlanjut ke halaman berikutnya.

Lihat juga Video: Lion Air dan Citilink Dilarang Bawa Penumpang ke Pontianak

[Gambas:Video 20detik]




Dia menambahkan awak kabin yang bertugas telah melakukan tindakan sesuai prosedur dengan segera menginformasikan kejadian tersebut kepada captain pilot.

"Captain segera memutuskan untuk mengalihkan (divert) penerbangan ke Bandara terdekat untuk dilakukan pengecekan secara teknis kondisi pesawat dan memastikan pesawat dalam kondisi aman, guna menjamin keselamatan dan keamanan penerbangan," ujar Diah.

Selain itu awak kabin segera meminta keterangan kepada orang tua anak tersebut. Adapun orang tua anak tersebut juga dimintai keterangan oleh otoritas yang berwenang saat mendarat di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang.

Citilink mengangkut penumpang anak-anak atas izin dan rekomendasi dari tim Satgas COVID-19 setempat (Bandar udara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang).

"Dalam hal ini, Citilink bertugas untuk memeriksa kembali kelengkapan dokumen calon penumpang sebelum akan naik ke pesawat," ujar Diah.

Meski ada insiden itu operasional penerbangan Citilink tetap berjalan dengan normal dan seluruh penumpang yang berada dalam penerbangan tersebut berada dalam kondisi baik.

"Saat ini pesawat telah mendarat dengan selamat di Batam. Dapat kami informasikan bahwa sebelum melanjutkan perjalanan ke Batam, telah dilakukan pengecekan oleh Citilink, tim teknik serta otoritas berwenang dan hasil menunjukkan bahwa pesawat dinyatakan aman untuk melanjutkan perjalanan," ujar Diah.

(acd/ara)