ADVERTISEMENT

Erick Thohir Ungkap Banyak yang Ragukan Holding Ultra Mikro, Siapa?

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Rabu, 29 Sep 2021 10:49 WIB
Menteri BUMN RI Erick Thohir dan Komisi VI DPR menggelar rapat kerja membahas pelaksanaan pembelian Vaksin COVID-19.
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Pembentukan holding ultra mikro diragukan oleh banyak pihak. Namun, keraguan itu dipatahkan Menteri BUMN Erick Thohir.

"Khususnya untuk holding ultra mikro ini saya rasa sebuah keberpihakan yang jelas di mana awalnya banyak pihak pesimis mengubah bisnis model satu yang lainnya. Kita jawab tidak," katanya dalam acara Opening Bell Rights Issue BRI, Rabu (29/9/2021).

Dia mengatakan, pembentukan holding ultra mikro ini justru mensinergikan UMKM agar mereka mendapat akses dana yang mudah, mendapat pendampingan dan akses untuk naik kelas.

"Apalagi kemarin saya diberi kesempatan direksi turun juga beberapa titik untuk integrasi yang sudah terjadi, program Senyum itu luar biasa. Kita bisa saksikan bagaimana nasabah satu dan lainnya itu bisa dilayani dalam satu atap yang selama ini terpisah-pisah," katanya.

Ia pun menuturkan, pembentukan holding ini sejalan dengan program Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar UMKM mendapatkan pelayanan yang baik. Pada kesempatan ini, ia juga mengucapkan terima kasih kepada para investor.

"Yang terakhir saya ingin mengucapkan terima kasih kepada investor yang percaya bahwa Indonesia pusatnya UMKM Asia Tenggara, yang percaya bahwa tadi dengan penggabungan ultra mikro ini justru pengembangan jumlah nasabah ke depan makin punya basis yang jelas," katanya.

"Tentunya saya berharap para investor percaya karena ini trennya tidak hanya korporasi, tetapi tren pada saat COVID adalah bagaimana korporasi dekat secara sosial, dan ini bisa membuktikan, kita ingin memastikan pertumbuhan korporasi sama juga pendekatan social value, sosial ekonomi yang ada di bawah payung ultra mikro," paparnya.

(acd/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT