Wuzzz... AirAsia Mulai Terbang Lagi 2 Oktober

Anisa Indraini - detikFinance
Rabu, 29 Sep 2021 12:24 WIB
Sejak akhir Maret, sebagian besar armada AirAsia Group yang berjumlah 282 pesawat telah terparkir di beberapa bandara di Asia. Di antara jumlah tersebut terdapat 28 unit pesawat yang terparkir di 4 lokasi di Indonesia sejak 1 April 2020 yaitu Jakarta, Denpasar, Medan, dan Surabaya.
Wuzzz... AirAsia Mulai Terbang Lagi 2 Oktober
Jakarta -

Maskapai penerbangan AirAsia Indonesia kembali mengoperasikan penerbangan berjadwal secara bertahap mulai Oktober 2021. Rute yang dilayani tujuan Jakarta-Bali dan Jakarta-Kuala Lumpur.

"Tiket untuk rute-rute tersebut tersedia untuk dipesan di aplikasi super airasia, web airasia.com, agen perjalanan dan mitra penjualan AirAsia," kata manajemen AirAsia dalam website resminya, Rabu (29/9/2021).

Untuk penerbangan Jakarta-Kuala Lumpur, penerbangan akan mulai dibuka pada 2 Oktober 2021. Rute tersebut melayani dua kali dalam sepekan yakni hari Kamis dan Sabtu. Sementara untuk penerbangan Jakarta-Bali, penerbangan baru beroperasi mulai 14 Oktober setiap Kamis, Jumat, Sabtu, dan Minggu.

Dalam pengoperasiannya, maskapai menyebut akan berkomitmen untuk menerapkan protokol kesehatan dan kebersihan yang ketat selama perjalanan baik di darat termasuk di terminal, ramp, area kargo, maupun di dalam pesawat.

"Kami juga telah menerapkan berbagai inovasi dan peningkatan teknologi untuk memastikan Anda bepergian dengan mudah dan tanpa hambatan," tuturnya.

Sebelum bepergian, seluruh penumpang yang akan melakukan perjalanan diimbau agar mengikuti panduan penting untuk perjalanan seperti sebagai berikut:

1. Menunjukkan hasil tes negatif COVID-19 dan menunjukkan hasilnya lewat aplikasi PeduliLindungi sebelum keberangkatan.

2. Menunjukkan sertifikat vaksin melalui aplikasi PeduliLindungi.

3. Penumpang dengan kepentingan khusus yang tidak atau belum divaksin dengan alasan medis berdasarkan surat keterangan dokter dari Rumah Sakit Pemerintah, dapat melakukan perjalanan dengan menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid antigen sesuai ketentuan destinasi tujuan.

4. Mengisi kartu kewaspadaan kesehatan elektronik (e-HAC) melalui aplikasi PeduliLindungi sebelum penerbangan.

5. Dianjurkan tiba 3 jam sebelum waktu keberangkatan agar dapat menyelesaikan semua proses pemeriksaan secara lebih nyaman.

Tonton juga Video: Yang Bikin AirAsia Ride Beda dari Grab dan Gojek

[Gambas:Video 20detik]



(aid/fdl)