HET Pupuk Akan Naik 10-15%

HET Pupuk Akan Naik 10-15%

- detikFinance
Rabu, 12 Apr 2006 23:01 WIB
Jakarta - Harga eceran tertinggi (HET) untuk pupuk akan dinaikkan, berkisar antara 10-15 persen. Hal tersebut disebabkan tingginya harga gas sebagai bahan baku untuk pembuatan pupuk, yang berimbas pada ongkos angkut dan biaya bongkar muat."Yang jelas HET akan disesuaikan, ya akan dinaikkan, karena biaya untuk ongkos angkut, untuk bongkar muat, sudah naik," kata Menteri Pertanian, Anton Apriantono, kepada pers, seusai Rakor soal pupuk di Departemen Keuangan, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Rabu (12/4/2006).Untuk pelaksanaan kenaikannya, Anton mengutarakan, bahwa kenaikan tersebut harus disesuaikan dengan waktu tanam petani. Kenaikan harga jangan sampai dilakukan pada saat musim tanam, yang diperkirakan pada akhir April.Kenaikan HET pupuk tentunya akan mempengaruhi petani. Menurut Anton, pada kenyataannya, petani tidak membeli pupuk dengan harga HET saat ini yaitu Rp 1050 per kg, tapi lebih tinggi dari harga itu.Sementara itu dikatakan Staff Ahli Menko Perekonomian, Bayu Krisnamurti, bahwa faktor pupuk terhadap total biaya untuk usaha tani hanya sebesar 7 persen. "Artinya kalau pupuk naik 10 persen, teoritis, biaya produksi naik 0,7 persen. Tapi sekali lagi, ini belum diputuskan," jelas Bayu. (fay/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads