Pedagang Gulali Tak Pulang Seminggu Gara-gara Squid Game, Kenapa?

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Minggu, 03 Okt 2021 11:02 WIB
Ini 5 Makanan yang Disajikan untuk Peserta Squid Game
Foto: Gia Allana
Jakarta -

Permen atau manisan Korea Selatan, dalgona kini banyak diburu. Permen ini menjadi populer tak lain karena film serial Netflix, Squid Game.

Squid Game merupakan film yang di dalamnya bercerita mengenai permainan anak-anak yang dimainkan oleh para orang dewasa. Kebanyakan dari pemainnya punya masalah keuangan. Meski permainan anak-anak, ada risiko yang mematikan jika kalah.

Salah satu permainan dalam film tersebut adalah mengukir permen dalgona. Bagi mereka yang gagal menjalankan tugas itu, maka akan ditembak oleh tokoh bertopeng.

Dikutip dari Reuters, Minggu (3/10/2021), dalgona biasanya dijual dalam beragam bentuk. Namun, di Squid Game yang ditampilkan empat, yakni segitiga, lingkaran, bintang, dan payung. Per potongnya, permen ini dijual seharga 2.000 won (US$ 1,68) atau sekitar Rp 24.024 (asumsi kurs Rp 14.300).

Salah satu pembuat permen ini adalah An Yong-hui. Ia telah membuat dalgona selama delapan tahun terakhir di Seoul. Dia dan rekannya menggunakan 15 kg gula untuk membuat 700 permen pada produksi film di Juni 2020.

Sejak populernya film tersebut, An tak bisa pulang selama seminggu untuk memenuhi permintaan dari fans. Para fans rela antre untuk mendapat dalgona.

Saat ini, ia menjual lebih dari 500 dalgona dalam sehari. Sebelum pemutaran perdana film, dia menjual kurang dari 200.

"Kami berpikir kami harus menempatkan senapan juga di sini," candanya.

Kepopuleran dalgona juga terjadi di media sosial seperti TikTok yang diwujudkan dengan unggahan video pembuatan dalgona. Bahkan, e-commerce seperti Amazon, eBay dan Coupang menjual peralatan dan perlengkapan memasak dalgona seharga US$29,99.

Tonton juga liputan khusus tempat nongkrong viral Pos Bloc berikut ini:

[Gambas:Video 20detik]



(acd/zlf)