Pandora Papers: Antek-antek PM Pakistan Sembunyikan Harta Jutaan Dolar

Tim detikcom - detikFinance
Senin, 04 Okt 2021 12:36 WIB
In this image taken from video provided by UN Web TV, Imran Khan, Prime Minister of Pakistan, remotely addresses the 76th session of the United Nations General Assembly in a pre-recorded message, Friday Sept. 24, 2021 at UN headquarters. (UN Web TV via AP)
Heboh Pandora Papers: Para Elit Pakistan Sembunyikan Harta Jutaan Dolar
Jakarta -

Sebelum menjabat sebagai Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan, sempat memimpin protes di negaranya dan berupaya menggulingkan kepemimpinan Perdana Menteri kala itu Nawas Sharif.

Aksi yang dilakukan Khan ini dilandasi hebohnya kebocoran dokumen Panama Papers pada 2016 lalu. Dokumen itu mengungkapkan bagaimana orang kaya menyimpan uang mereka di wilayah bebas pajak. Intinya, mereka menyimpan dan menyembunyikan hartanya demi menghindari pajak.

Perdana Menteri Nawaz Sharif kala itu mengalami tekanan setelah tiga anaknya disebut menggunakan jasa firma hukum Panama untuk menyimpan aset mereka di perusahaan di wilayah bebas pajak. Anak-anak Nawaz Sharif diam-diam punya sejumlah apartemen mewah di London.

Dari situ, Khan mendapat banyak dukungan dari berbagai pihak hingga akhirnya bisa berhasil menang Pemilu dan menduduki posisi Perdana Menteri Pakistan. Khan lantas menjanjikan era baru yang bersih.

Kini, justru orang-orang di sekitar Khan, mulai dari menteri kabinetnya, keluarga, pendukungnya, bahkan petinggi militer, diam-diam disebut menyembunyikan harta bernilai jutaan dolar.

Semua ini terungkap dalam dokumen yang bocor di skandal Pandora Papers, seperti dikutip dari situs International Consortium of Investigative Journalists (ICIJ), Senin (4/10/2021).

Beberapa orang di lingkaran Khan yang sudah terungkap menyembunyikan hartanya adalah menteri keuangan Shaukat Fayaz Ahmed Tarin dan keluarganya, serta putra mantan penasihat Khan, Waqar Masood Khan.

File-file tersebut juga menunjukkan bagaimana koalisi politik utama Imran Khan, yakni Chaudhry Moonis Elahi berencana untuk menempatkan hasil dari kesepakatan bisnis yang diduga korup dan menyembunyikannya dari otoritas pajak Pakistan.

Meski begitu, Elahi tak memberikan komentar terkait kebocoran dokumen yang disebutkan dalam Pandora Papers tersebut. Pihak keluarga hanya mengatakan aset-aset yang dimilikinya sudah sesuai dengan hukum yang berlaku.

Apa kata Khan soal kebenaran Pandora Papers ini? klik halaman berikutnya.