Viral Satwa Langka Diobral di Medsos, Polisi Harus Turun Tangan!

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Senin, 04 Okt 2021 12:55 WIB
satwa liar
Foto: Tangkapan layar Instagram @juragan_insyaf
Jakarta -

Aksi kejahatan penjualan satwa langka dan dilindungi kembali viral di media sosial (medsos). Pelaku diduga adalah pemilik akun Instagram @juragan_insyaf.

Dalam postingannya tampak beberapa hewan yang dijual seperti orangutan dan satwa lainnya. Akun yang diikuti lebih dari 4.000 pengikut dalam bionya menuliskan, "Ready stok, siap kirim sepulau Jawa. Ragu transaksi siap pake jasa rakber. Garansi barang sehat dan sesuai seperti chat di awal."

Aksi ilegal tersebut memantik amarah Ketua Animal Defenders Indonesia (ADI), Doni Herdaru. Bahkan dirinya mengaku sudah mencoba melaporkan kasus ini via Direktorat Jenderal Penegakan Hukum, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Gakkum KLHK).

"Namun, prosesnya yang rumit dan berbelit untuk pelaporan onlinenya, membuat orang enggan dan frustasi dalam melaporkan hal-hal seperti ini. Bahkan orang yang dengan semangat melindungi lingkungan yang tinggi sekalipun, akan merasa useless dan keburu hilang," kata Doni kepada wartawan, Minggu 3 Oktober 2021.

Ia pun mendesak kasus pidana penjualan satwa langka yang dilindungi ini diusut pihak kepolisian. "Polisi pun bisa menangkap dan mengusut jaringan penjualan satwa dilindungi," katanya.

Menanggapi kasus tersebut, Pakar Hukum Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI), Suparji Ahmad menyebut penjualan satwa liar dan langka di media sosial melanggar ketentuan Pasal 1 ayat (2) Undang Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan transaksi Elektronik (ITE), perbuatan hukum yang dilakukan dengan menggunakan komputer, jaringan komputer dan/atau media elektronik lainnya.

Ia menambahkan bahwa maraknya jual beli satwa dilindungi berpotensi hilangnya kemampuan adaptasi hewan tersebut karena hidup di luar habitatnya. "Bahkan berpotensi hewan tersebut tidak terurus maupun mengalami kematian sehingga akan mengganggu ekosistem alam hayati," ujar Suparji.

Lanjut ke halaman berikutnya



Simak Video "Penyu Hijau Ditemukan Mati Membusuk di Pantai Drajid Lumajang"
[Gambas:Video 20detik]