Luhut Sebut Konsumsi Orang RI Mulai Dekat Kondisi Sebelum Pandemi

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Senin, 04 Okt 2021 17:11 WIB
Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan telah selesai menjalani pemeriksaan terkait laporannya soal pencemaran nama baik Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti. Luhut diperiksa selama 1 jam atas laporannya tersebut.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan keberhasilan pemerintah mengendalikan COVID-19 dengan pemberlakuan PPKM level 1-4 dapat mendorong pemulihan ekonomi dan konsumsi masyarakat dengan cepat.

Pemulihan ekonomi dan konsumsi itu menurutnya telah terjadi saat ini. Buktinya, indeks nilai belanja di beberapa provinsi yang memiliki kota-kota besar mulai naik, bahkan mendekati kondisi sebelum pandemi. Mulai dari Jawa Timur, DKI Jakarta, hingga DI Yogyakarta. Sayangnya, Luhut tak merinci data yang dia maksudkan.

"Terkendalinya pandemi COVID-19 juga mendorong pemulihan ekonomi dan konsumsi dengan cepat. Indeks nilai belanja provinsi Jawa Timur, DKI Jakarta, dan DI Yogyakarta juga sudah mendekati kondisi pra pandemi," kata Luhut dalam konferensi pers virtual, Senin (4/10/2021).

Namun, bila dilihat dari survei terakhir Bank Indonesia soal indeks keyakinan konsumen (IKK) pada Agustus 2021 jumlahnya justru turun dari bulan-bulan sebelumnya.

Di bulan Agustus sebesar 77,3 poin, padahal bulan sebelumnya yang mencapai 80,2. Bahkan di bulan Juni lebih besar lagi di angka 107,4 poin, bila menyentuh angka 100 poin artinya masyarakat sudah masuk ke dalam level optimis.

Kembali ke Luhut, dia juga yakin ekonomi tetap tumbuh subur meski ada PPKM. Buktinya saja, sektor industri terus bergeliat. Hal itu dibuktikan dari indeks PMI Manufaktur yang terus meningkat.

Dalam paparan Luhut di bulan September nilainya mencapai 52,5 poin. Nilainya memang naik dari bulan Agustus yang hanya mencapai 43,7 poin.

"Perlu saya jelaskan, dalam penanganan pengendalian pandemi yang cukup baik ini, kita berhasil dorong peningkatan kinerja industri manufaktur yang cepat, PMI Manufaktur mengalami ekspansi lebih cepat dari masa PSBB," ungkap Luhut.

"Kinerja PMI Indonesia menjadi salah satu yang terbaik di Asean," pungkasnya.

(hal/eds)