Indomie Diakui Jadi Mie Instan Terenak, Begini Kisahnya hingga Mendunia

Aulia Damayanti - detikFinance
Selasa, 05 Okt 2021 17:43 WIB
Jakarta -

Indomie Goreng menjadi mie instan terbaik versi New York Magazine atau NY Magz. Ada dua varian yang masuk daftar terbaik, pertama Indomie goreng original kedua varian mie goreng BBQ chicken.

Hal itu menandakan Indomie sangat populer di mancanegara. Tidak hanya itu, Indomie goreng juga masuk ke dalam peringkat mie instan terbaik di dunia versi media Australia hingga Ramen Rater.

Tapi siapa sangka, Indomie yang kini populer di seluruh dunia merupakan produk dari perusahaan Soedono Salim, orang miskin asal China yan hijrah ke Indonesia. Indomie merupakan produk dari Salim Group melalui perusahaan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (Indofood).

Sebelumnya, Salim atau yang akrab disapa Om Liem ke Indonesia, masa kecilnya hidup dengan sangat kekurangan. Terbukti dirinya terpaksa harus putus sekolah pada usia 15 tahun dan berjualan mie di sekitar tempat tinggalnya. Om Liem lahir di Fuqing sebuah desa kecil di wilayah Fujian, China bagian selatan pada 16 Juli 1916.

Kemiskinan itulah yang mendorongnya hijrah ke Indonesia, mengikuti jejak sang kakak yang sudah terlebih dahulu tiba di Tanah Air. Om Liem tiba di Indonesia pada tahun 1939, ketika dimulainya Perang Dunia II.

Berjalannya waktu Indofood makin sukses dengan sejumlah rintangan. Indomie produksi Indofood juga makin merajalela di mana mana. Bahkan sampai ke manca negara, meskipun kini Om Liem sudah tutup usia.

Mie instan sendiri pertama kali dikenalkan dan dipasarkan di Jepang pada tahun 1958. Mi ini cepat diterima oleh masyarakat Jepang karena praktis dan rasanya yang enak.

Tak lama kemudian, popularitas menyebar ke seluruh dunia termasuk di Indonesia. Mie instan merek Indomie diluncurkan pada tahun 1971. Kala itu hanya tersedia rasa kaldu ayam.

Racikan khas dari Indomie itu dibuat oleh seorang bernama Nunuk Nuraini. Tetapi dia sudah meninggal dunia di usia 59 tahun pada Rabu (27/1/ 2021).

Nunuk Nuraini bekerja hampir 30 tahun di ICBP yang merupakan divisi mie instan. Dia merupakan lulusan Universitas Padjadjaran jurusan Teknologi Pangan.

Indomie kini mendunia. Langsung klik halaman berikutnya