Wolfowitz Senang RI Tak Lagi Jadi Negara Pengutang Berat

Wolfowitz Senang RI Tak Lagi Jadi Negara Pengutang Berat

- detikFinance
Kamis, 13 Apr 2006 15:52 WIB
Jakarta - Presiden Bank Dunia Paul Wolfowitz merasa senang kembali ke Indonesia setelah meninggalkannya beberapa tahun yang silam. Ada beberapa perkembangan yang dinilai sangat menggembirakan Wolfowitz. Apa tuh?Yang pasti, mantan Dubes AS untuk Indonesia itu merasa senang Indonesia tak lagi masuk kategori negara Heavily Indebted Poor Countries (HIPC) alias pengutang berat."Saya senang kembali ke sini sebagai Presiden Bank Dunia yang mewakili komunitas internasional. Kesuksesan Indonesia penting untuk 220 juta rakyatnya, khusus untuk 11 juta rakyat Indonesia yang masih tergolong penduduk miskin," ujar Wolfowitz dengan berseri-seri.Pernyataan mantan arsitek perang Irak itu disampaikannya dalam sebuah konferensi pers yang menjelaskan hasil kunjungannya ke Indonesia di Hotel Four Seasons, Jakarta, Kamis (13/4/2006).Wolfowitz juga meyakini Indonesia bisa meraih angka pertumbuhan ekonomi sebesar 7 persen. Namun ada sejumlah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan pemerintah, yakni pemberantasan korupsi."Iklim investasi juga harus diperbaiki. Salah satu hal penting untuk memperbaiki iklim investasi adalah dengan melanjutkan upaya pemberantasan korupsi dan meningkatkan pelayanan instansi pemerintah secara transparan," ujarnya.Wolfowitz juga menilai, peran DPR untuk mengontrol pemerintah sangatlah penting. Bank Dunia telah memberikan bantuan sebesar US$ 2 juta untuk meningkatkan kapasitas DPR sehingga bisa berperan lebih banyak lagi.Tak lupa, Wolfowitz pun juga memberi pendapatnya soal UU Ketenagakerjaan. Menurut Wolfowitz, UU Ketenagakerjaan merupakan isu yang sangat rumit. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads