Sharp Berniat Relokasi Pabrik AC ke Indonesia
Kamis, 13 Apr 2006 18:19 WIB
Jakarta - Sharp Elektronik Indonesia berniat merelokasi pusat produksi AC miliknya yang berada di Thailand ke Indonesia. Syaratnya, pangsa pasar Sharp Indonesia mencapai 20 persen dengan total penjualan 2 juta unit."Kita pasti ada keinginan merelokasi pabrik kalau pasar bisa menyerap produksi di atas 400 ribu unit untuk AC Sharp. Karena dengan begitu akan lebih murah dengan memroduksi di Indonesia," ujar Direktur Sales dan Marketing Sharp, Jino Sugiyanto di sela-sela acara peluncuran produk di Hotel Nikko, Jakarta, Kamis (13/4/2006).Jino menambahkan, khusus ASEAN, AC maupun air purifier disuplai dari Thailand. Sedangkan di Indonesia khusus memroduksi televisi, lemari es hingga 200 liter dan audio yang terletak di Pulogadung.Sharp menargetkan mampu meraih pangsa pasar AC sebesar 12 persen dengan target penjualan 90 ribu unit pada tahun ini. Menurut Jino, angka penjualan 400 ribu adalah level break even poin."Namun kami berharap penjualan AC nasional bisa di atas 2 juta unit. Dan Sharp bisa menjual di atas 400 ribu unit dengan pangsa pasar 20 persen. Bila telah mencapai posisi tersebut, worthed untuk melakukan investasi AC di Indonesia. Namun penjualan nasional saat ini masih berkisar 700 ribu unit per tahun," jelasnya.Jino mengungkapkan, di tengah turunnya penjualan elektronik sejak kenaikan harga BBM tahun lalu, sejumlah produk elektronik tetap mencatat kenaikan penjualan seperti TV plasma dan AC.Pemain utama pangsa pasar AS saat ini adalah Panasonic (20%), LG (18%), Sharp (12%).
(qom/)











































