Siap-siap! Ini yang Bisa Terjadi kalau Pandemi COVID-19 Berakhir

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Kamis, 07 Okt 2021 11:15 WIB
Pandemi COVID-19 DKI Jakarta makin hari makin terkendali. Salah satu indikatornya persentase kasus positif COVID-19 sudah berada di angka 0,9 persen.
Siap-siap! Ini yang Bisa Terjadi kalau Pandemi COVID-19 Berakhir
Jakarta -

Pandemi COVID-19 saat ini masih melanda dan mengubah banyak kebiasaan masyarakat. Meski begitu, optimisme terhadap akhir dari pandemi COVID-19 semakin tinggi. Lantas, apa yang akan terjadi bila pandemi berakhir nanti?

Ekonom Senior Raden Pardede mengatakan akan ada perubahan yang harus dijalani oleh masyarakat dunia paska-pandemi nantinya. Ia menjelaskan COVID-19 bukan pandemi pertama yang terjadi di dunia.

Pada 1334-1350 terjadi pandemi Blackdeath. Berakhirnya pandemi ini memberikan sesuatu hal yang positif seperti berakhirnya perbudakan di Eropa dan perbaikan hak kesejahteraan dan akselerasi di abad pertengahan. Kemudian setelah Spanish Flu pada 1918 - 1919 terjadi akselerasi ilmu medis modern dan awal golden age.

"Lalu bagaimana dunia paska-COVID-19? Kita lihat sekarang terjadi perubahan sistem kesehatan, akselerasi otomatisasi dan digitalisasi, peningkatan artificial intelligence dan Big Data, perubahan global value chain, peningkatan tele work hingga green recovery," kata dia dalam acara Indonesia Knowledge Forum X 2020 'Towards BUSINESS REBOUND: Accelerate Economic Recovery through Knowledge', Kamis (7/10/2021).

Karena itu dibutuhkan strategi normalisasi atau siap menghadapi new normal. Karena manusia tidak bisa dikurung pandemi harus dikendalikan dan ini akan meningkatkan kepercayaan.

"Kita tidak bisa memusnahkan COVID-19 itu ada dalam waktu yang lama. Tapi dengan vaksinasi diharapkan kematian bisa berkurang," imbuhnya.

Raden menyebutkan masyarakat juga harus menerapkan protokol kesehatan yang lebih ketat agar hidup menjadi lebih sehat. Setiap orang harus menjaga diri masing-masing untuk transformasi kesehatan.

Menurut dia pandemi ini turut menciptakan creative disruption dan menciptakan winner & losers. Untuk yang bisa beradaptasi bisa bertahan dan masuk ke peluang baru. Selanjutnya ada game changer seperti vaksinasi, omnibuslaw, hilirisasi dan transformasi digital. Ini akan menjadi katalis pemulihan dan percepatan ekonomi digital.

Selain pandemi, dunia juga akan menghadapi tantangan yaitu kompetisi China dan AS sampai tapering off yang akan dilakukan oleh Bank Sentral AS The Federal Reserve.



Simak Video "Kuliner Kekinian Profit Pesat Buntung Cepat"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/fdl)