Ini Dia Nama Baru Pegadaian Usai Gabung Holding Ultra Mikro

Yudistira Perdana Imandiar - detikFinance
Selasa, 12 Okt 2021 15:39 WIB
Co-Location Senyum hadir sebagai bentuk integrasi antara BRI, Pegadaian, dan PNM. Di sini, warga dapat akses layanan permodalan, menabung, hingga investasi emas
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

PT Pegadaian (Persero) resmi berganti nama menjadi PT Pegadaian. Pergantian ini sehubungan dengan peleburan Pegadaian dengan BRI dan PNM ke dalam Holding Ultra Mikro.

Ketentuan pergantian nama ini mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 73 Tahun 2021 tanggal 2 Juli 2021 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia ke dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. dan perubahan Anggaran Dasar PT Pegadaian. sebagaimana tertuang dalam Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham Perseroan Terbatas PT Pegadaian Nomor 15 tanggal 23 September 2021 yang telah disetujui oleh Menteri Hukum dan HAM berdasarkan Surat Nomor AHU-0053287.AH.01.02 Tahun 2021 tanggal 29 September 2021.

Sekretaris Perusahaan PT Pegadaian R. Swasono Amoeng Widodo menjelaskan dengan terbitnya peraturan tersebut maka saat ini telah terjadi perubahan kepemilikan saham. Sebelumnya saham PT Pegadaian dimiliki 100% oleh negara, kini saham seri A sebanyak 1 (satu) lembar dimiliki oleh negara, sedangkan saham seri B sebanyak 6.249.999 lembar dimiliki oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

"Pembentukan ekosistem ultra mikro ini bertujuan untuk meningkatkan akses permodalan bagi para pelaku bisnis ultra mikro dalam mengembangkan usaha. Sampai akhir tahun 2021 BRI-Pegadaian-PNM akan membuka 300 lokasi bersama (co-location) yang memberikan akses pelayanan terpadu sehingga masyarakat dapat menggunakan produk dan layanan ketiga perusahaan di satu tempat," jelas Swasono dalam keterangan tertulis, Selasa (12/10/2021).

Selain pemanfaatan lokasi (co-location) secara bersama, lanjut Swasono, ketiga entitas juga dapat berkolaborasi dalam program-program lain seperti pemanfaatan teknologi informasi, pengembangan produk dan layanan, pemasaran, pengembangan sumber daya manusia, dan sebagainya. Ia menyatakan Holding Ultra Mikro ini diyakini semakin memperluas peran BRI-Pegadaian-PNM dalam program pemulihan ekonomi nasional khususnya penguatan sektor ultra mikro.

Swasono berharap inisiatif ini mendapat dukungan luas seluruh masyarakat dalam rangka peningkatan kesejahteraan dan sebagai wujud peran serta dalam pembangunan ekonomi.

Lihat juga video 'Imbas Corona di Purwakarta: Pegadaian Diserbu, Transaksi Naik 10%':

[Gambas:Video 20detik]



(akn/hns)