Minyak Tembus US$ 70 Lagi

Minyak Tembus US$ 70 Lagi

- detikFinance
Senin, 17 Apr 2006 11:16 WIB
New York - Setelah sempat melorot, kini harga minyak di pasar internasional kembali di level US$ 70 per barel. Kenaikan harga minyak ini masih dipicu oleh krisis nuklir di Iran dan menurunnya suplai minyak dari Nigeria.Harga minyak untuk jenis light sweet crude untuk kontrak bulan Mei diperdagangkan sebasar US$ 70 per barel di New York Mercantile Exchange. Padahal sebelumnya harga minyak sempat turun sedikit hingga di level US$ 69,92 per barel.Harga minyak pernah menembus US$ 70 per barel sebelumnya pernah terjadi pada Agustus tahun lalu. Saat itu harga minyak mencapai rekornya sebesar US$ 70,85 per barel karena adanya badai Katrina di Teluk Meksiko."Cadangan BBM di AS juga mengalami penurunan. Penurunan cadangan itu akan terjadi sampai memasuki musim panas," kata Victor Shum, analis Purvin & Gertz seperti dikutip Associated Press, Senin (17/4/2006).Berdasarkan laporan dari Departemen Energi AS, cadangan premium turun sekitar 3,9 juta barel sehingga menjadi 207,9 juta barel pada April ini. Jumlah ini lebih rendah 2 persen pada waktu yang sama tahun lalu.Kenaikan harga minyak di pasar disebabkan suplai minyak di Nigeria yang terganggu akibat pemberontakan. Situasi politik Nigeria yang masih panas mempengaruhi peningkatan produksi dari negara penghasil minyak nomor 12 terbesar ini.Selain itu krisis nuklir di Iran juga masih membuat pasar minyak terganggu. Soalnya, Iran adalah negara produsen minyak terbesar nomor 4 sehingga kondisi geopolitik Iran mendorong kenaikan harga minyak. (mar/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads