Penerbangan Internasional ke Bali Dibuka Besok, Maskapai Dapat Diskon!

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Rabu, 13 Okt 2021 14:57 WIB
Calon penumpang pesawat udara menunggu jadwal keberangkatan di Terminal Domestik Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Sabtu (21/8/2021). Menurut pengelola bandara tersebut, terjadi peningkatan jumlah rata-rata penumpang harian sekitar 10-15 persen setelah pemberlakuan aturan syarat perjalanan antar Pulau Jawa-Bali yang bisa menggunakan hasil tes COVID-19 berbasis Antigen bagi penumpang yang telah menerima vaksin COVID-19 dosis lengkap dan diprediksikan jumlah tersebut akan terus meningkat dengan turunnya tarif tes COVID-19 berbasis Polymerase Chain Reaction (PCR). ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/rwa.
Foto: ANTARA FOTO/FIKRI YUSUF
Jakarta -

Maskapai penerbangan lokal dan asing bakal dapat diskon biaya pendaratan di Bandara I Gusti Ngurah Rai. Semua penerbangan internasional dari dan menuju ke Bali mulai besok akan mendapatkan biaya landing fee gratis hingga akhir tahun.

Hal itu diberikan oleh PT Angkasa Pura I selaku operator bandara I Gusti Ngurah Rai dalam menyambut dibukanya pintu perjalanan internasional di Bali besok, 14 Oktober 2021.

"Angkasa Pura I mendukung pemulihan pariwisata Bali seiring dengan rencana pembukaan pintu internasional bagi turis mancanegara ke Bali dengan memberikan stimulus bagi maskapai, nasional dan asing, yang mengaktifkan kembali rute internasional dari dan menuju Bali," ungkap Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi dalam keterangannya, Rabu (13/10/2021).

Rinciannya, mulai 14 Oktober-31 Desember 2021 maskapai akan mendapatkan insentif berupa diskon landing fee sebesar 100% alias gratis. Sementara itu, mulai 1 Januari-30 Juni insentif dikurangi menjadi diskon landing fee sebesar 50%.

Syaratnya, maskapai yang mau mengajukan insentif ini wajib memiliki izin penerbangan penumpang reguler berjadwal yang telah disetujui oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara dan mengantongi Izin Rute Penerbangan.

Pengajuan boleh dilakukan oleh Badan Usaha Angkutan Udara atau Perusahaan Angkutan Udara Asing. Namun, insentif ini tidak diberikan untuk penerbangan kargo, general aviation, dan penerbangan charter.

Bandara I Gusti Ngurah Rai menjadi salah satu bandara yang aktif digunakan untuk penebangan internasional. Di tahun 2019 atau masa sebelum pandemi, bandara ini melayani 50 destinasi kota-kota di dunia seperti Incheon, Dubai, Doha, Narita, Istanbul, Sydney, Melbourne dan sebagainya.

Penumpang internasional bahkan mencapai 13,8 juta orang sepanjang tahun tersebut. Pesawat terbanyak yang digunakan jenis Boeing 777, Boeing 787 dan Airbus 330.

Simak video 'Kesiapan Bali Sambut Wisatawan Mancanegara 14 Oktober':

[Gambas:Video 20detik]



(hal/ara)