Direksi Kereta Api Dipertahankan

Tabrakan Sembrani-Kertajaya

Direksi Kereta Api Dipertahankan

- detikFinance
Senin, 17 Apr 2006 12:15 WIB
Jakarta - Pemerintah melalui Menneg BUMN tetap akan mempertahankan posisi direksi PT Kereta Api (PTKA) saat ini, sehubungan dengan adanya kecelakaan tabrakan kereta api Sembrani dan Kertajaya yang memakan 14 korban jiwa."Terlalu dini untuk mengatakannya, karena kecelakaan ini masih terus diperiksa terhadap yang lalai akan diambil tindakan dalam perkeretaapian sendiri," kata Menneg BUMN Sugiharto disela acara Musyawarah Pembangunan Nasional 2006 di Gedung Bidakara, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (17/4/2006).Menurut Sugiharto, pemerintah belum akan mengganti direksi karena jajaran manajamen saat ini baru saja diangkat beberapa bulan lalu. Namun Sugiharto tetap menegaskan kasus kecelakaan ini harus betul-betul menjadi perhatian direksi.Direksi PTKA juga diminta untuk melakukan tanggap darurat terhadap kasus kecelakaan ini sesuai dengan prosedur tetap (protap) perusahaan."Saya perintahkan pada PT KA untuk membaca kembali anatomi persoalan pokok dari para kru kereta api terutama masinis dan kondektur. Disinyalir memang ada penumpang gelap karena faktor kesejahteraan," tuturnya.Diakui Sugiharto, terjadinya kembali kecelakaan menjadi masalah klasik karena PTKA memiliki segala keterbatasan infrastruktur. Seperti sistem stasiun yang terbuka dan moral hazard yang masih ada di lingkungan petugas termasuk kondektur. "Human factor akan menjadi prioritas utama untuk kita koreksi agar tidak terjadi hal yang sama," cetus Sugiharto. Sugiharto menjelaskan, sebagai pemilik perusahaan, pihaknya akan meminta direksi fokus pada kematangan intelektual, spritual, emosional, termasuk kesejahteraannya."Inilah yang akan kita fokuskan hari ini, kita akan melapor dan akan membawa masalah human development menjadi masalah utama dari direksi sekarang," ujar Sugiharto. (ir/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads