UMKM Punya Titik Terang di Tengah Pandemi, Seperti Apa?

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Jumat, 15 Okt 2021 15:59 WIB
Perajin menyelesaikan kerajinan tangan yang berbahan dasar batang enceng gondok kering di UMKM Wins Rajut, Pasuruan, Jawa Timur
UMKM Punya Titik Terang di Tengah Pandemi, Seperti Apa?
Jakarta -

Pandemi COVID-19 belum usai, termasuk di Indonesia. Banyak sektor yang dihantam dan mengalami tekanan. Mulai dari perusahaan besar hingga usaha mikro kecil menengah di berbagai daerah di Indonesia.

Karena itu sektor UMKM yang menjadi salah satu motor penggerak ekonomi nasional harus mampu bertahan di tengah tekanan ini. Misalnya berinovasi produk hingga layanan untuk mengembangkan keberlangsungan usaha.

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan pada Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Tangerang, Yusuf mengungkapkan pemulihan ekonomi untuk pelaku usaha di Kabupaten Tangerang harus didorong dengan mendukung dan mewujudkan peningkatan penjualan produk UMKM di masa pandemi.

"Ini menjadi salah satu cara konkrit untuk membangkitkan sektor ekonomi dan kehidupan sosial masyarakat secara luas," kata dia, Jumat (15/10/2021).

Yusuf mengungkapkan dengan dukungan dari masyarakat diharapkan ada pergerakan usaha dari pembelian produk UMKM yang dilakukan. Misalnya seperti Bank bjb yang membeli 700 paket UMKM senilai Rp 100 juta.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tangerang juga bekerjasama dengan Swiss German University untuk mewujudkan UMKM dan Industri kecil menengah yang memiliki daya saing unggul. Lewat Inkubator Bisnis dan Teknologi Digital Marketing Center atau IBT DMC melalui Program Matching Fund 2021 Kedaireka Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan teknologi

Melalui saluran dana yang APBD senilai Rp 1 miliar, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tangerang mendukung segala pelaksanaan IBT DMC yang berupa Pelatihan & Pendampingan UMKM/IKM, Pembangunan Fasilitas Bersama dan Peningkatan Penjualan UMKM/IKM.

Segala bentuk kegiatan di IBT DMC juga didukung oleh tenaga ahli dari Swiss German University, baik mahasiswa maupun dosen-dosenya yang berpengalaman, selain itu Swiss German University juga ikut turut serta mengembangkan UMKM/IKM lewat Dana Penelitian dan Pengabdian Masyarakat. Saat ini sudah ada 106 pendaftar yang terus mengembangkan usahanya agar terus lebih baik.

Pemkab Tangerang pada 14 Oktober lalu mengadakan kegiatan Talkshow "Bela dan Beli" Produk Usaha Mikro. Talkshow ini hadir demi mewujudkan pemulihan ekonomi bagi pelaku usaha di Kabupaten Tangerang, Pemerintah Kabupaten Tangerang menggelar kegiatan Talkshow "Bela dan Beli" Produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Tangerang.

(fdl/fdl)