Holding BUMN Jasa Survei Kumpul di Yogya, Bahas Apa?

Jauh Hari Wawan - detikFinance
Jumat, 15 Okt 2021 22:54 WIB
Logo baru Kementerian BUMN/Screenshot video
Foto: Logo baru Kementerian BUMN/Screenshot video

Pada Raker yang dihadiri oleh seluruh kepala unit bisnis dan unit pendukung ketiga perusahaan pelat merah itu, disampaikan target pendapatan Holding BUMN Jasa Survei tahun 2022. Secara konsolidasi ditargetkan naik sebesar 15 persen, dan proyeksi sampai dengan tahun 2024 secara konsolidasi lebih tinggi dengan adanya holding BUMN Jasa Survei.

"Holding ini tidak hanya sekadar berbagi kue yang sudah ada. Kita harus jeli melihat peluang, di mana tentunya peluang jasa yang belum dikerjakan sampai saat ini," kata Wigrantoro.

"Dengan holding, kita dapat menggunakan sumber daya dan kompetensi bersama, sehingga peluang yang belum dapat dilakukan akan dapat kita raih," tambah Wigrantoro.

Direktur Utama PT Surveyor Indonesia (Persero), M Haris Witjaksono mengatakan bahwa terbentuknya Holding BUMN Jasa Survei akan meningkatkan peluang bisnis dan efisiensi melalui sinergi, kolaborasi, dan integrasi. Di samping itu dengan terbentuknya holding ini akan ada penyesuaian struktur organisasi baru dengan menggunakan pendekatan strategi penguatan portofolio bisnis.

"Saya yakin kami bisa menjalankan mandat holding dari Kementerian BUMN untuk mencapai Top 5 di Pasar Regional," ucap Haris.

Seperti diketahui, Kementerian BUMN membentuk Holding BUMN Jasa Survei ini dengan tujuan meningkatkan kapabilitas. Sehingga daya saing dan kemampulabaan Holding BUMN Jasa Survei bisa lebih baik lagi dan dapat mencapai visi menjadi top 5 leader di Asia Pasifik dengan mengoptimalkan layanan Testing, Inspection and Certification, Consultation, Classification dan Statutoria di seluruh wilayah Indonesia (domestik), regional, dan global.


(hns/hns)