RI Targetkan Ekspor ke Afrika Timur US$ 3 Miliar
Selasa, 18 Apr 2006 15:43 WIB
Jakarta - Badan Pengembangan Ekspor Nasional (BPEN) memprediksi ekspor produk Indonesia ke Afrika Timur pada tahun 2006 bisa mencapai US$ 3 miliar."Kami perkirakan pada tahun ini ekspor kita ke Afrika Timur seperti Kenya, Uganda dan Tanzania bisa mencapai US$ 3 miliar," kata Kepala Pusat Pengembangan Pasar wilayah Afrika dan Timur Tengah Syahrul R Sampurna Jaya, dalam jumpa pers forum ekspor Afrika Timur di Balai Kartini, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (18/4/2006).Sementara Ketua Harian BPEN Rhenald Khasali menyatakan, pasar Afrika adalah emerging market (pasar negara berkembang), yang berdasarkan data International Trade Center tahun 2005 menunjukkan total kebutuhan impor Afrika mencapai US$ 200 miliar per tahun.Menurut Rhenald, potensi ini sangat sayang apabila dilewatkan begitu saja. Apalagi banyak permintaan Afrika sesuai dengan produk unggulan ekspor Indonesia.Sementara World Trade Organization (WTO) mencatat permintaan akan produk furniture, karet, ban mobil, consummer goods, produk elektronik dan tekstil di Afrika mencapai pertumbuhan dua digit antara tahun 2003-2005.Pada tahun 2005, RI mencatat perdagangan ke Afrika mencapai US$ 1,668 miliar atau naik 22,7 persen dibanding tahun 2004 yang mencapai US$ 1,359 miliar. Nilai ekspor Indonesia ini baru mencapai 4 persen dari total kebutuhan ekspor Afrika. Dari nilai ini produk crude palm oil (CPO) memberikan kontribusi terbesar yaitu 14,78 persen, apparel 10 persen, produk kertas 7,34 persen, consummer goods 6,43 persen, produk karet 5,89 persen, serat tekstil 5,82 persen dan produk elektronik 2,26 persen.
(ir/)











































