Squid Game Mendunia, Netflix Kebanjiran Jutaan Pelanggan Baru

Danang Sugianto - detikFinance
Rabu, 20 Okt 2021 17:30 WIB
Heboh Squid Game, Toko Kue Ini Bikin Kue Ku Versi Squid Game
Foto: Mothership/Facebook Ji Xiang
Jakarta -

Booming Squid Game secara global menjadi pupuk subur bagi bisnis Netflix Inc. Berkat serial tersebut perusahaan mendapatkan banyak pelanggan baru dan diperkirakan akan terus bertambah hingga akhir tahun.

Melansir Reuters, Rabu (20/10/2021), jumlah pelanggan Netflix selama periode kuartal III-2021 bertambah 4,38 juta menjadi 213,6 juta di seluruh dunia. Padahal jumlah pelanggan Netflix di semester I-2021 sempat mengalami penurunan.

Netflix sendiri memang mendapatkan angin segar dari pandemi COVID-19 yang memaksa orang untuk tetap di rumah. Tahun lalu perusahaan menikmati tambah pelanggan yang cukup signifikan. Namun pertumbuhan itu terhenti di awal tahun ini. Padahal di saat yang sama, Walt Disney Co Disney+, AT&T Inc HBO Max, dan pesaing lainnya terus memperluas jangkauannya.

Netflix sempat menyebut penurunan pelanggan karena sedikitnya program tontonan yang baru karena produksi yang terhenti akibat pandemi.

Namun kondisi itu berubah ketika serial dari Korea Selatan, Squid Game muncul pada 17 September. Secara mengejutkan serial itu meledak di banyak negara dan menjadi serial orisinal layanan streaming yang paling banyak ditonton di bulan pertama.

Secara mengejutkan Netflix menyatakan bahwa ada 142 juta rumah tangga yang telah menonton drama kelam tersebut. Padahal serial ini dibuat dengan anggaran yang relatif kecil. Meski begitu tetap bisa melesat ke puncak grafik penayangan Netflix di 94 negara.

Booming Squid Game bahkan berdampak pada penjualan baju olahraga, sepatu kets Vans, dan membangkitkan minat banyak orang untuk belajar bahasa Korea.

Squid Game juga diperkirakan akan menjadi vitamin untuk mendorong kinerja bisnis perusahaan di kuartal IV-2021 ini. Netflix memproyeksikan akan mendapatkan 8,5 juta pelanggan baru hingga akhir tahun. Perusahaan juga akan merilis film aksi beranggaran besar "Red Notice" dan musim kedua drama fantasi "The Witcher."

Sebagian besar pengambilan pelanggan baru pada kuartal ini berasal dari pasar Asia Pasifik. Di wilayah ini Netflix kini memiliki 30 juta pelanggan. Pakar industri percaya kawasan itu dapat menyaingi Amerika Serikat dan Kanada.

Netflix sedang mencoba cara baru untuk menarik pelanggan di luar negeri, termasuk menawarkan paket gratis di Kenya. Diperlukan satu hingga dua tahun untuk mengetahui apakah taktik itu menghasilkan lebih banyak pelanggan.

Untuk kuartal yang berakhir pada September, laba per saham terdilusi mencapai US$ 3,19, mengalahkan ekspektasi analis US$ 2,57. Pendapatan naik 16% menjadi US$ 7,5 miliar.

(das/eds)