Fantastis! Tarif Endorse Rachel Vennya Tembus Ratusan Juta

Siti Fatimah - detikFinance
Kamis, 21 Okt 2021 16:32 WIB
Selebgram Rachel Vennya tiba di Polda Metro Jaya. Dia diperiksa polisi terkait aksi kabur saat karantina di RSDC Pademangan.
Momen Rachel Vennya Penuhi Panggilan Polisi/Foto: Andhika Prasetia/detikcom

Faktor kecocokan karakter maksudnya adalah karakter selebgram dengan produk yang akan di-endorse. Itu adalah sesuatu yang akan mempengaruhi kesan yang dilihat orang dari brand yang di-endorse.

"Kemudian ada credibility (kredibilitas), ada trustworthy (kepercayaan)," lanjutnya.

Kemudian faktor loyalitas, Yuswohady menyebut laku atau tidaknya barang yang di-endorse oleh selebgram sangat tergantung pada loyalitas para pengikutnya. Apa yang dipromosikan oleh selebgram akan dibeli oleh pengikutnya jika mereka benar-benar loyal.

Terkait Rachel yang saat ini tersandung kasus tidak karantina, Yuswohady menjelaskan kesan yang dimunculkan oleh endorser akan menular kepada produk yang dia promosikan. Artinya, ketika publik memandangnya negatif, maka barang yang dia endorse bisa saja mendapatkan kesan negatif pula.

"Kalau kaya Rachel Vennya ini karena lagi kasus dan kasusnya itu kan nggak bagus, ya menurut saya sih brand mestinya menghindari karena image-nya (Rachel Vennya) nggak bagus kan, (brand yang di-endorse) jadi ikut-ikutan nggak bagus," jelasnya.

Jadi, kata dia, ketika seorang endorser mendapatkan citra negatif yang terancam bukan hanya reputasinya tapi juga brand yang dia endorse. "Kalau artis kan jatuh ya jatuh saja gitu nanti terus nggak beken lagi atau justru dengan banyak kontroversi malah tambah beken. Tapi kalau brand kan nggak begitu, brand itu kan bukan untuk kontroversial, tapi (brand) itu dibangun agar image-nya bagus," tutupnya.


(ara/ara)