Penjualan Motor Maret Lesu Lagi

Penjualan Motor Maret Lesu Lagi

- detikFinance
Rabu, 19 Apr 2006 11:09 WIB
Jakarta - Setelah Februari lalu penjualan sepeda motor nasional mulai menunjukkan tanda pemulihan, pasar kendaraan roda dua ini kembali lesu pada Maret ini.Penjualan sepeda motor nasional sepanjang Maret 2006 hanya sebanyak 276.423 unit atau turun 16,4 persen dibanding Februari yang sebesar 330.767 unit.Sementara jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, penurunannya mencapai 31 persen. Pada Maret 2005 penjualan sepeda motor sebesar 407.720 unit.Demikian data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) untuk penjualan sepeda motor nasional bulan Maret 2006, dari yang diperoleh dari PT Astra Internasional Tbk, Rabu (19/4/2006).Astra yang menjual sepeda motor Honda juga mengalami penurunan penjualan pada bulan ketiga tahun ini. Penjualan Honda pada Maret 2006 hanya sebesar 145.031 unit, turun 14 persen dibanding Februari yang sebesar 168.916 unit.Meski mengalami penurunan penjualan, Honda masih tetap memimpin pangsa pasar sebesar 52 persen.Penurunan penjualan yang lebih mengenaskan terjadi pada Yamaha yang penjualannya di bawah 100 ribu. Pada Maret 2006 Yamaha hanya mampu menjual 93.331 unit motor atau turun 24,6 persen dibanding bulan Februari.Sementara penjualan Suzuki pada Maret ini naik tipis menjadi 32.794 unit dibanding bulan sebelumnya sebesar 32.600 unit.Begitu juga penjualan motor merek Kawasaki yang naik tipis menjadi 3.524 unit dibanding Februari yang sebesar 3.406 unit.Sedangkan untuk merek-merek lainnya, penjualan pada Maret ini hanya sebesar 1.743 unit yang turun dibandingkan bulan sebelumnya 2.036 unit.Masih tingginya suku bunga diduga menjadi penyebab anjloknya penjualan sepeda motor bulan Maret. Pasalnya, tingginya suku bunga telah membuat kredit dari perusahaan pembiayaan juga naik.Akibatnya, konsumen menunda rencana pembelian sepeda motor. Penjualan sepeda motor Indonesia lebih dari 50 persen dilakukan melalui perusahaan pembiayaan. (ir/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads