Pertumbuhan Ekonomi RI Lelet

IMF:

Pertumbuhan Ekonomi RI Lelet

- detikFinance
Rabu, 19 Apr 2006 11:46 WIB
Jakarta - IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan berjalan lambat. Pertumbuhan ekonomi Indonesia paling tinggi hanya 5 persen.IMF menilai melambatnya pertumbuhan ekonomi Indonesia karena melihat faktor eksternal, seperti masih tingginya harga minyak dan tingginya tingkat suku bunga."Paling tidak hanya bisa tumbuh 5 persen. Tentunya kami berharap bisa tumbuh lebih dari itu seperti yang pemerintah targetkan sebesar 6,4 persen," kata Kepala Perwakilan IMF Indonesia Steven Schwartz di Departemen Keuangan, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (19/4/2006).Dia menyatakan, pada awal tahun ini pertumbuhan ekonomi Indonesia memang sedikit melambat. Tapi kondisi ekonomi eksternal juga perlahan menunjukkan tanda-tanda yang makin baik.Sehingga kondisi itu diyakini bisa mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi Indonesia. "Pasar Indonesia sampai saat ini masih kuat untuk tumbuh di pasar Amerika, Eropa ataupun Jepang dan negara Asia lainnya," ujar Steven.Diutarakan Steven, saat ini Indonesia tengah mendapatkan aliran modal masuk berjangka pendek yang sangat kuat melalui pasar modal dan pasar obligasi. Oleh karenanya hal itu harus diwaspadai. Tapi dia menilai Indonesia masih cukup kuat menghadapinya."Ini terlihat dari cadangan devisa yang kuat dan utang yang menurun," ungkapnya. (mar/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads