Pertamina Tingkatkan Keekonomian Kilang dalam 4 Tahun
Rabu, 19 Apr 2006 13:12 WIB
Jakarta -
Kilang-kilang milik Pertamina saat ini dinilai masih belum mencapai tingkat keekonomiannya. Dalam kurun waktu 4 tahun ini, Pertamina akan meningkatkan keekonomian kilang-kilangnya."Kilang Indonesia itu dulu dibangun dengan dua pertimbangan mengolah crude (minyak mentah-red) dalam negeri jenis sweet crude dan menghasilkan BBM yang diperlukan di dalam negeri. Jadi kilang tidak 100 persen dirancang berdasarkan nilai keekonomian," kata Dirut Pertamina Ari Soemarno di Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, Rabu (19/4/2006).Ari mencontohkan kilang Cilacap yang kapasitasnya sekitar 348 ribu barel per hari. Kilang yang produknya lebih banyak fuel oil ini, dulu diprogram memenuhi kebutuhan BBM untuk pembangkit listrik. "Sekarang kebutuhan fuel oil berkurang ya. Makanya kilang Cilacap akan mengeluarkan produk yang nilai ekonomisnya tinggi," urainya."Misalnya saja solar ataupun premium," imbuh Ari. Nantinya kilang Cilacap akan dimodifikasi ulang (revamp).Demikian juga dengan kilang Balongan yang saat ini kapasitasnya hanya 125 ribu barel per hari. Untuk mencapai nilai keekonomiannya, produksi harus angka 250 ribu hingga 400 ribu barel/hari. "Jadi akan ditambah unit pengolahannya," urai Ari.Rencana ini dilakukan Pertamina mengingat saat ini kondisi produksi minyak mentah dalam negeri juga sudah berkurang. Ditambah lagi impor yang masih tinggi dengan dibarengi harga minyak yang terus merangkak naik. Terkait rencana peningkatan itu, saat ini Pertamina tengah melakukan assesment terhadap kilang-kilang tersebut. "Kita punya 7 kilang, dan kita tengah hitung berapa kebutuhannya per kilang," urainya.Soal pendanaannya, kata Ari, nantinya Pertamina akan mengeluarkan obligasi atau meminjam dari bank. "Uangnya bisa kita cari," kata Ari.Saat ini, Pertamina belum mengetahui berapa kebutuhan investasi untuk peningkatan kilang-kilang itu. "Kita tengah menghitungnya. Tapi targetnya akan selesai 2008 atau paling lama 2010," kata Ari.
(mar/)










































