Kolom

Ekonomi Biru untuk Indonesia Maju

Sakti Wahyu Trenggono - detikFinance
Selasa, 26 Okt 2021 06:45 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono
Foto: KKP: Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono
Jakarta -

26 Oktober 22 tahun lalu, Presiden ke-3 Indonesia Abdurrahman Wahid melalui Keputusan Presiden No.355/M Tahun 1999 mengangkat Ir Sarwono Kusumaatmaja sebagai Menteri Eksplorasi Laut, untuk memimpin Departemen Eksplorasi Laut (DEL).

Departemen tersebut saat ini kita kenal dengan sebutan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), dan tanggal 26 Oktober setiap tahunnya diperingati sebagai hari jadi KKP.

Sepanjang 22 tahun berlayar di NKRI, Departemen Eksplorasi Laut mengalami beberapa kali perubahan nomenklatur. Dari yang semula DEL menjadi Departemen Eksplorasi Laut dan Perikanan (DELP). Kemudian berganti nama menjadi Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP), sampai akhirnya resmi menyandang sebutan kementerian pasca terbitnya Peraturan Presiden No. 47 Tahun 2009 tentang Pembentukan dan Organisasi Kementerian Negara.

Selama itu pula, Kementerian Kelautan dan Perikanan sudah dinakhodai oleh delapan menteri, termasuk saya yang sedang menjabat saat ini.

Memegang tanggung-jawab sebagai orang nomor satu di kementerian yang membidangi sektor kelautan dan perikanan, tentu menjadi tantangan besar bagi saya. Sebab jutaan orang menggantungkan hidup dari sektor ini.

Kita ketahui bersama bahwa lautan menyimpan potensi ekonomi cukup besar. Beragam aktivitas bergulir di sana. Mulai dari penangkapan ikan, budidaya ikan, wisata bahari, eksplorasi migas, hingga pemasangan kabel/pipa bawah laut. Seluruh kegiatan tersebut berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah, penerimaan negara, maupun penyerapan tenaga kerja dalam jumlah besar.

Berdasarkan data tahun lalu untuk sub-sektor perikanan tangkap misalnya, akumulasi nilai produksinya mencapai Rp224 trilun, meski sayangnya penerimaan negara bukan pajak dari pemanfaatan sumber daya alam perikanan hanya di angka Rp600 miliar.

Kemudian yang tak kalah penting, peran laut bukan sebatas 'tempat menghasilkan uang', tapi juga sumber kehidupan. Sebagian besar oksigen yang kita hirup dihasilkan dari sana. Laut juga menyerap karbon dan emisi rumah kaca yang menyebabkan terjadinya perubahan iklim pemicu bencana alam.

Maka dari itu, tak ada jalan lain selain memastikan laut tetap sehat. KKP, melalui regulasi dan program terobosan, berkomitmen penuh menjaga kesimbangan ekologi dan ekonomi sebagai implementasi dari prinsip ekonomi biru.

KKP menjamin pertumbuhan dan pemerataan ekonomi kelautan perikanan harus sinergis dengan usaha mempertahankan keberlanjutan ekologi kelautan perikanan itu sendiri.

Selanjutnya tentang Roadmap KKP. Langsung klik halaman berikutnya