Dilaporkan SP Pakai Fasilitas Kantor Buat Liburan, Bos Garuda Bilang Begini

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Rabu, 27 Okt 2021 14:03 WIB
Dirut Garuda Indonesia Irfan Setiaputra (Vadhia Lidyana)
Foto: Dirut Garuda Indonesia Irfan Setiaputra (Vadhia Lidyana)
Jakarta -

Serikat Karyawan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (Sekarga) melaporkan Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Irfan Setiaputra ke Menteri BUMN Erick Thohir. Irfan dilaporkan Sekarga karena diduga menggunakan fasilitas kantor untuk liburan keluarga.

Terkait laporan itu, Irfan tak banyak berkomentar. Ia hanya mengatakan ingin fokus pada restrukturisasi Garuda.

"Saya mau fokus urus restrukrisasi Garuda aja ya," katanya kepada detikcom lewat pesan singkat, Rabu (27/10/2021).

Sebelumnya diberitakan, laporan itu tertuang dalam surat Sekarga yang ditujukan ke Erick Thohir. Dalam surat itu dijelaskan, pada saat sharing session dengan karyawan Senin lalu (25/10), Direktur Utama Garuda Indonesia bercerita mengenai kehadirannya dalam pertemuan IATA yang diselenggarakan pada 3-5 Oktober 2021. Ia berangkat bersama keluarga dengan rute penerbangan semula Jakarta-New York via Amsterdam tanggal 30 September 2021, yang kemudian diubah menjadi Jakarta-Newyork via Incheon/Seoul dengan nomor GA878 menggunakan fasilitas kelas bisnis.

Kemudian, kembali pada 16 Oktober 2021 dengan rute Amsterdam-Jakarta dengan GA089 menggunakan fasilitas kelas bisnis.

"Bahwa mengingat situasi dan kondisi Garuda sangat memerlukan perhatian 24 jam dari seorang Direktur Utama, maka kami berpendapat seharusnya seorang Dirut lebih memprioritaskan perhatiannya terhadap kondisi Garuda Indonesia saat ini, karena undangan tersebut biasanya didelegasikan kepada salah satu Manager, Senior Manager, atau Vice President oleh Direktur Utama sebelumnya," bunyi surat yang ditandatangani Ketua Umum DPP Sekarga Dwi Yulianta.

Pihaknya menyatakan prihatin. Sebab, selain menghadiri undangan tersebut dari tanggal 3-5 Oktober, Direktur Utama mengakui lanjut berlibur bersama keluarga dan baru kembali ke Jakarta pada tanggal 16 Oktober 2021.

"Bahwa kami sangat prihatin, di saat Garuda Indonesia sedang kesulitan keuangan, kami mendapat informasi bahwa biaya pembatalan (Cancelation Fee) atas 4 tiket ekonomi promo V Class keluarga Direktur Utama Garuda dengan rute semula Jakarta - Amsterdam tidak dikenakan biaya pembatalan dan tiket tersebut diubah rutenya menjadi Jakarta - Incheon/Soul serta melakukan upgrade 4 tiket ekonomi untuk menjadi fasilitas terbang tiket kelas bisnis baik pada saat keberangkatan maupun kepulangan," terangnya.

"Kami juga mendapat informasi terkait adanya penerbitan Kartu Member Garuda Indonesia yaitu GA Miles Platinum VIP terhadap 4 orang keluarga Direktur Utama (anak, menantu dan cucu)," sambungnya.



Simak Video "Nusron Wahid Minta Direksi Mati Bila Garuda Indonesia Mati!"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/zlf)