Ssst... Jeff Bezos Suntik Modal ke Startup RI

ADVERTISEMENT

Ssst... Jeff Bezos Suntik Modal ke Startup RI

Elsa Azzahra - detikFinance
Senin, 01 Nov 2021 15:36 WIB
Sosok Jeff Bezos jadi sorotan. Pasalnya pendiri Amazon sekaligus salah satu orang terkaya dunia itu dikabarkan berinvestasi di startup e-commerce Indonesia, Ula
Foto: AP Photo/Pablo Martinez Monsivais
Jakarta -

Miliarder pendiri Amazon, Jeff Bezos, melakukan investasi pertamanya di startup Indonesia yaitu Ula.

Startup e-commerce Indonesia Ula adalah pasar grosir yang bertujuan memodernisasi jutaan kios warung ibu-ibu, dengan menyediakan layanan inventaris dan pengiriman serta pembiayaan.

Ula sendiri didirikan pada Januari 2020 oleh CEO, Nipun Mehra. Perusahaan yang telah berkembang di bawah pergeseran akibat COVID-19 ini, membuat mereka semakin lebih maju karena didorong menjadi ke arah yang lebih digital.

Dengan kemajuan yang terus dilakukan, para pendiri Ula juga merespon dengan cepat dengan merekrut puluhan ribu pemilik kios dan memperluas tim mereka yang terdiri dari 15 hingga 400 orang di seluruh Indonesia, Singapura dan India. Pertumbuhan pesat ini mampu menarik perhatian investor dan membantu perusahaan untuk menarik investasi putaran pertama dalam waktu enam bulan.

Semakin berkembangnya startup Indonesia ini, Ula tercatat telah mengumpulkan lebih dari US$ 117 juta atau setara dengan Rp 1,6 triliun (Kurs Rp 14.257) dalam pendanaan dari nama-nama besar seperti Tencent dan Lightspeed Venture Partners. Dan Jeff Bezos sendiri dikabarkan ikut menyuntik dana lewat Bezos Expeditions.

Dikutip dari CNBC, Senin (01/11/2021), Ula mendapatkan pendanaan Seri B sebesar US$ 87 juta atau setara Rp 1,2 triliun dan uang ini akan digunakan oleh Mehra untuk memperluas penawaran pasar yang ada, serta meluncurkan layanan "Beli sekarang, Bayar nanti" sebagai bentuk pinjaman kecil kepada pemilik kios.

CEO Mehra yang merupakan eksekutif Flipkart di India dan mantan mitra di Sequoia Capital India, juga berharap dalam 18 bulan ke depan dapat melipatgandakan jumlah pedagang yang akan berkerja sama dengan Ula dari 70.000 menjadi 300.000. Sehingga semakin banyak pedagang yang memperluas kategori jualannya seperti pakaian dan teknologi.

(dna/dna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT