ADVERTISEMENT

Buruan Uji Emisi Motor Biar Nggak Kena Tilang, Dendanya Lumayan Lho!

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Senin, 01 Nov 2021 16:12 WIB
Uji emisi gratis digelar di Jl Puri Indah Raya, Jakarta Barat, Rabu (13/1/2021). Puluhan kendaraan mengantre untuk ikut uji emisi.
Uji Emisi/Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Guna meningkatkan kualitas udara di Ibu Kota, Pemprov DKI Jakarta telah mewajibkan kendaraan bermotor untuk melakukan uji emisi. Mulai 13 November 2021, kendaraan yang belum melakukan uji emisi motor atau tidak lulus uji emisi akan ditilang.

Kewajiban uji emisi ini telah diatur dalam Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 66 Tahun 2020 tentang Uji Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor. Disebutkan bahwa setiap pemilik kendaraan bermotor wajib melakukan uji emisi gas buang dan memenuhi ambang batas emisi.

Uji emisi gas buang ini wajib dilakukan paling sedikit satu kali dalam satu tahun, yang hanya bisa dilaksanakan di tempat uji emisi dan dilakukan oleh teknisi uji emisi.

Sedangkan untuk biaya uji emisi, berdasarkan penelusuran detikcom pada salah satu dealer Toyota yang bisa melakukan uji emisi gas buang memasang tarif sebesar Rp 162 ribu. Dengan harga tersebut, para pemilik kendaraan akan mendapatkan dokumen hasil uji emisi motor yang menyatakan lulus atau tidaknya, berdasarkan ambang batas emisi gas buang yang sudah ditentukan.

Selain itu, pada dokumen tersebut akan tertera barcode yang langsung terintegrasi dengan aplikasi e-ujiemisi. Artinya data telah terkonfirmasi oleh pemerintah.

Nah untuk pengendara yang melanggar kewajiban untuk melakukan uji emisi motor ini akan dikenakan Pasal 285 dan Pasal 286 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Sanksi untuk kendaraan yang belum/tidak lulus uji emisi antara lain denda maksimal sebesar Rp 250.000 untuk sepeda motor dan denda maksimal Rp 500.000 untuk kendaraan roda empat.

Sasaran dari uji emisi gas buang kendaraan bermotor itu sendiri akan meliputi mobil penumpang perseorangan dan sepeda motor. Mobil penumpang perseorangan dan sepeda motor yang jadi sasaran uji emisi adalah kendaraan yang batas usianya lebih dari tiga tahun. Kendaraan yang wajib uji emisi adalah kendaraan yang beroperasi di wilayah Jakarta.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Asep Kuswanto mengatakan hal ini menjadi langkah untuk memperbaiki kualitas udara di Ibu Kota. Semestinya sanksi tilang ini sudah berjalan mulai awal 2021, namun karena pandemi COVID-19 yang melonjak tinggi akhirnya terpaksa ditunda.

"Namun dikarenakan pandemi COVID-19, penegakan hukum terhadap kendaraan bermotor yang tidak lulus uji emisi sempat ditunda," kata Asep beberapa waktu lalu.

Mengenai biaya uji emisi motor ini, hal tersebut akan dibebankan kepada pemilik mobil penumpang perseorangan dan sepeda motor. Lalu, kendaraan yang telah melakukan uji emisi akan mendapatkan surat keterangan yang menyatakan kendaraan tersebut sudah lulus atau tidak uji emisi.



Simak Video "Tak Ada Tanda Khusus pada Kendaraan yang Sudah Diuji Emisi, Bagaimana Ceknya?"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT