Thai Airways Goyang! 42 Pesawat Dijual, Sepertiga Pegawai Dipangkas

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Selasa, 02 Nov 2021 09:38 WIB
Maskapai Thailand, Thai Airways, berupaya pulih dari kebangkrutan. Maskapai akan menjual 42 pesawat dan mem-PHK sepertiga tenaga kerjanya untuk mengurangi biaya operasional.
Foto: AFP/Jack Taylor
Jakarta -

Maskapai penerbangan Thailand, Thai Airways International memutuskan untuk mengurangi armada dan tenaga kerjanya. Thai Airways bakal menjual 42 unit pesawat dan melakukan pemangkasan pada sepertiga tenaga kerjanya.

Dilansir Bangkok Post, Selasa (2/11/2021), maskapai yang satu ini memang sedang berjuang untuk tetap bertahan hidup.

Bahkan, kesulitan sudah dirasakan Thai Airways jauh sebelum adanya pandemi. Kini, maskapai sedang melalui restrukturisasi yang dilindungi kebangkrutan.

Piyasvasti Amranand, yang memimpin upaya tersebut mengatakan bahwa pesawat yang dijual sudah tua dan tidak hemat energi. Dia mengatakan 16 jet yang disewa akan dikembalikan.

Setelah penjualan pesawat ini, Thai Airways akan memiliki empat jenis pesawat dengan total 58 unit. Maskapai diketahui telah merugi hampir setiap tahun sejak 2012.

Piyasvasti mengatakan bahwa Thai Airways pun akan mengurangi jumlah pekerja dari 21.300 menjadi 14.500 pada Desember 2022.

Dia mengatakan maskapai berencana untuk menambah lebih banyak penerbangan terutama dari Eropa selama beberapa bulan ke depan saat gelombang perjalanan pulih. Pemerintah Thailand sudah membuka kembali gerbang negara untuk perjalanan bebas karantina bagi wisatawan yang sudah divaksinasi.



Simak Video "Usai Jual 'Odading', Thai Airways Obral 34 Pesawat"
[Gambas:Video 20detik]
(hal/ara)