IMF Yakin Kenaikan Harga Minyak Temporer

IMF Yakin Kenaikan Harga Minyak Temporer

- detikFinance
Jumat, 21 Apr 2006 11:40 WIB
Jakarta - IMF yakin kenaikan harga minyak di pasar dunia yang sempat menyentuh batas psikologis US$ 74 per barel tidak akan berlangsung lama. Seiring dengan kenaikan harga minyak itu, maka negara pengkonsumsi minyak akan membatasi belanja energinya.Dengan begitu, permintaan minyak akan berkurang seiring dengan masyarakat dunia yang akan mengatasi tingginya biaya energi itu. "Harga minyak saat ini memang tengah tinggi, tapi nantinya akan menyesuaikan dengan sendirinya," kata Rodrigo Rato, salah satu pejabat IMF seperti dikutip Associated Press, Jumat (21/4/2006).Rato memperkirakan, tingginya harga minyak makin lama juga akan mengurangi jumlah investasi di sektor energi minyak, seiring dengan kebijakan beberapa negara yang akan mengurangi konsumsi minyaknya. "Banyak negara akan melakukan konservasi energi dan mencari energi alternatif. Ke depan investasi di sektor minyak akan kurang dilirik seiring dengan makin menipisnya cadangan minyak dunia," kata Rato.Sejumlah analis memperkirakan harga minyak akan mengalami penurunan seiring dengan aksi ambil untung dari pelaku pasar karena tingginya harga minyak kemarin. Mereka melepas stok minyaknya saat harga tinggi.Selain itu, perbaikan sejumlah kilang di Teluk Meksiko setelah diterjang badai Katrina saat ini sudah akan selesai. Perbaikan itu lebih cepat dari yang dijadwalkan semula.Royal Dutch Shell mengumumkan kilang di Teluk Meksiko akan bisa beroperasi lagi secara normal pada awal Juni tahun ini. (mar/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads