UMKM Mau Punya Kasir Digital? Begini Caranya

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Rabu, 03 Nov 2021 18:00 WIB
ilustrasi anak muda bisnis
Foto: shutterstock
Jakarta -

Usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) kini bisa dengan mudah 'mendigitalisasikan' usahanya. Sebab, banyak platform yang memberikan penawaran.

Salah satunya Youtap Indonesia. Lewat Youtap, pelaku usaha bisa mendigitalisasikan usahanya dengan berbagai fitur yang ditawarkan seperti kasir, pembayaran non tunai, analisa keuangan, e-menu, dan lain-lain.

Lalu, bagaimana caranya bergabung?

CEO Youtap Indonesia Herman Ersa Suharto menjelaskan, pelaku usaha cukup mendaftar dengan cara mengunduh Youtap. Aplikasi ini dapat di unduh melalui App Store maupun Play Store.

"Caranya kalau mau gabung ke Youtap itu se-simpel download aplikasi kita," katanya kepada detikcom, Selasa (2/11/2021).

Untuk menerima pembayaran digital, merchant perlu diverifikasi dan prosesnya akan berlangsung cepat.

"Setelah download, pelaku usaha tinggal mendaftar di aplikasi kita. Untuk yang ingin mengaktifkan penerimaan pembayaran QR, akan dilakukan verifikasi terlebih dahulu sesuai standar aturan BI. Yang terlebih dahulu diverifikasi adalah merchant-nya, lalu akan diminta foto dari toko atau usahanya juga, prosesnya bisa dibilang paling cepat kurang lebih satu jam. Kalau sudah terverifikasi, bisa langsung pakai Youtap di mobile atau tablet," ujarnya.

Lanjutnya, pelaku usaha bisa memanfaatkan layanan tersebut secara gratis dan untuk beberapa segmen ada yang dikenakan biaya.

Herman melanjutkan, transaksi melalui Youtap sendiri perkembangannya cukup signifikan. Ia mencatat, pertumbuhannya sampai 374%.

"Jika kita lihat di beberapa region, seperti di Jakarta kita tumbuh 2 kali, Jatim 3 kali, Jateng 2 kali, Jabar 2 kali dan yang menarik di Sumatera kita tumbuh sampai 30 kali. Bisa dikatakan terdapat keunikan masing-masing di setiap region. Secara keseluruhan, Youtap meningkat 374% dan kenaikan merchant sebesar 14 kali lipat dibandingkan tahun lalu," jelasnya.

Saat ini, jumlah merchant yang terhubung dalam ekosistem Youtap mencapai 200 ribu. Tahun depan, Herman menargetkan tembus 1 juta.

"Kita targetkan untuk pertengahan tahun depan sudah 1 juta. Nah ini kembali lagi tergantung pasar nantinya, diharapkan pemulihan ekonomi segera tercapai dan dampak pandemi bisa kita atasi bersama." ungkapnya.

(acd/dna)