Pembiayaan Sepeda Motor Harus Inovatif
Jumat, 21 Apr 2006 13:01 WIB
Jakarta - Departemen Perindustrian (Depperin) telah meminta pihak distributor motor memberikan pembiayaan yang inovatif untuk mencegah penurunan penjualan sepeda motor.Salah satunya dengan menggunakan sistem zero down payment dan memperpanjang waktu angsuran agar penjuaan motor kembali normal.Sitem ini pernah dilakukan beberapa tahun lalu yang membuat penjualan motor mengalami kenaikan yang signifikan."Penjualan motor turun karena problem financing, kita sudah melakukan lobby dengan pihak perbankan dan distributor untuk memiliki kiat-kiat khusus agar penjualannya naik," kata Dirjen Industri Alat Angkut dan Telematika Depperin, Budhi Darmadi di Gedung Depperin, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (21/4/2006).Menurut Budhi, pihaknya juga sedang diskusi dengan perbankan untuk menetapkan besaran suku bunga, karena suku bunga sekarang dirasakan terlalu tinggi bagi masyarakat.Penjualan sepeda motor nasional sepanjang Maret 2006 hanya sebanyak 276.423 unit atau turun 16,4 persen dibanding Februari yang sebesar 330.767 unit.Sementara jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, penurunannya mencapai 31 persen. Pada Maret 2005 penjualan sepeda motor sebesar 407.720 unit.
(ir/)











































