Bicara soal Emisi Karbon, Menteri LHK Malah Dicecar Netizen! Kok Bisa?

Anisa Indraini - detikFinance
Kamis, 04 Nov 2021 12:02 WIB
Penghargaan bertajuk “the 5th ASEAN ESC Award and the 4th Certificate of Recognition” itu merupakan salah satu program kerjasama ASEAN di bawah koordinasi ASEAN Working Group on Environmentally Sustainable Cities (AWGESC).
Foto: (dok KemenLHK)
Jakarta -

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar digunjingkan warganet karena pernyataannya yang menghebohkan hingga jadi trending topic di Twitter. Dia menyampaikan pembangunan yang sedang berlangsung di era pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak boleh berhenti atas nama emisi karbon atau atas nama deforestasi.

"Pembangunan besar-besaran era Presiden Jokowi tidak boleh berhenti atas nama emisi karbon atau atas nama deforestasi," demikian salah satu cuitan Siti Nurbaya dikutip detikcom, Kamis (4/11/2021).

Banyak warganet yang menyayangkan pernyataan Siti Nurbaya itu. Sebagai Menteri LHK, dia diharapkan bisa lebih melihat perspektif pelestarian lingkungan dibanding ekonomi.

"Sbg menteri LHK, harusnya ibu lebih banyak melihat dari perspektif upaya pelestarian lingkungan dan bagaimana upaya yang perlu dilakukan untuk mendorong para pelaku ekonomi mengubah mindset mereka sehingga lebih aware bahwa isu climate change ini sudah sangat urgent untuk diatasi segera!" kata akun @3**telieb3.

"Susah emang kalau menteri LHK tapi perspektifnya mirip2 menko perekonomian. Jadi ya ngeliat lingkungan itu lebih sebagai resource kegiatan produksi," tambahnya.

Tak hanya warganet, politisi Gerindra Fadli Zon juga mengungkapkan rasa kecewanya atas tulisan Siti Nurbaya tersebut. "Narasi ini kontradiktif dan kontraproduktif," tulis Fadli Zon di akun Twitternya.

Bahkan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Greenpeace Indonesia ikut mengomentari. Pihaknya menilai sejauh ini tidak semua pembangunan infrastruktur berdampak positif bagi masyarakat sekitar, termasuk kepada lingkungan, salah satunya soal pembangunan Jalan Trans Papua.

"Penelitian LIPI sebut pembangunan jalan trans Papua ini tidak berdampak signifikan pada pertumbuhan ekonomi orang asli Papua," ujar Greenpeace Indonesia.

Di tengah ramainya kritik dan hujatan, ada warganet yang membantu meluruskan pernyataan Siti Nurbaya. Publik diminta untuk membaca secara utuh pernyataan menteri Jokowi itu.

Simak video 'Catat Nih! Lokasi Uji Emisi Gratis di Jakarta dan Tangerang':

[Gambas:Video 20detik]