Ketahuan Nih! Warga RI Masih Ngerem Belanja Selama Pandemi

ADVERTISEMENT

Ketahuan Nih! Warga RI Masih Ngerem Belanja Selama Pandemi

Danang Sugianto - detikFinance
Jumat, 05 Nov 2021 11:18 WIB
Jakarta -

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat konsumsi rumah tangga Indonesia di sepanjang kuartal III-2021 hanya tumbuh 1,03% secara tahunan atau year on year (yoy). Angka itu melambat jika dibandingkan dengan pertumbuhan konsumsi rumah tangga di kuartal II-2021 yang tumbuh 5,96%.

"Untuk konsumsi rumah tangga, di kuartal III-2021 tumbuh 1,03% itu mengalami perlambatan kalau dibandingkan kuartal II-2021 yang tumbuhnya 5,96%," kata Kepala BPS Margo Yuwono dalam rilis berita resmi BPS, Jumat (5/11/2021).

Dia menjelaskan ada beberapa hal yang menyebabkan konsumsi rumah tangga di kuartal III-2021 hanya tumbuh 1,03%. Di antaranya karena untuk komoditas sandang, suku cadang dan aksesoris, serta peralatan informasi telekomunikasi mengalami kontraksi masing-masing -14,27%, -9,29% dan -32,38%.

Selain itu juga dari sisi jumlah penumpang angkutan rel dan udara baik domestik maupun internasional masing-masing mengalami kontraksi sebesar 40,1% dan 23,3%.

Sedangkan yang menahan konsumsi rumah tangga masih bisa tumbuh 1,03% adalah penjualan eceran untuk komoditas makanan, minuman dan tembakau tumbuh 5,79%. "Masih menguat dibanding triwulan III-2020," tambahnya.

Selain itu untuk nilai transaksi uang elektronik, kartu debit dan kartu kredit masih tumbuh 9,42%. Menguat dibanding kuartal III-2020 yang terkontraksi sebesar Rp 8,75%.

Oleh karena itu jika sumbangsih pertumbuhan ekonomi di kuartal III-2021 yang tumbuh 3,51% secara yoy dari sisi pengeluaran untuk konsumsi rumah tangga hanya 1,03%. Sektor lainnya juga masih tipis seperti konsumsi lembaga non profit hanya tumbuh 2,96%, konsumsi pemerintah tumbuh hanya 0,66% dan PMTB tumbuh 3,74%.

Nah yang masih menjadi penopang pertumbuhan ekonomi dari sisi pengeluaran adalah perdagangan internasional. Untuk impor tumbuh 30,11% dan ekspor tumbuh 29,16%.

(das/ang)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT