ADVERTISEMENT

Rekam Jejak Bisnis Tommy Soeharto yang Asetnya Rp 600 M Disita Negara

Aulia Damayanti - detikFinance
Jumat, 05 Nov 2021 14:52 WIB
Jakarta -

Satgas BLBI telah bergerak menyita aset para obligor, salah satunya Tommy Soeharto. Putra mantan Presiden Soeharto ini punya beban utang kepada negara sebesar Rp 2,61 triliun.

Hari ini, Jumat (5/11/2021) Satgas BLBI menyita aset PT TPN berupa 124 hektare (Ha) tanah senilai Rp 600 miliar. Aset itu berada di Kawasan Industri Mandala Putra, Dawuan, Cikampek, Karawang, Jawa Barat.

Lalu, bagaimana dengan profil Tommy Soeharto, termasuk bisnisnya selama ini? dikutip detikcom dari berbagai sumber pemilik nama lengkap Hutomo Mandala Putra atau biasa dikenal Tommy Soeharto adalah anak ke 5 dari 6 bersaudara. Kakak-kakaknya yakni Sigit Harjojudanto, Siti Hardiyanti Indra Rukmana (Tutut), Bambang Trihatmodjo, Siti Hediati Harijadi (Titiek). Kemudian adik dari Tommy yakni Siti Hutami Endang Adiningsih (Mamiek).

Pria kelahiran 15 Juli 1962 itu, memiliki sejumlah bisnis. Salah satunya perusahaan PT Timor Putra Nasional (TPN) yang asetnya disita oleh negara. Perusahaan itu diketahui beroperasi pada 1996 hingga 2000.

Kemudian, ada juga produsen kapal, PT Humpuss. Dikutip dari laman perusahaan, bisnis itu berdiri pada tahun 1984. Perusahaan ini bergerak di sektor pelayaran, pesawat charter, pertambangan, distribusi migas dan bahan kimia, pertanian, petrochemical, properti, manajemen aset.

Kemudian, Tommy juga memiliki perusahaan dibidang distribusi gas alam cair, PT GST Internasional. Perusahaan yang baru saja IPO itu sahamnya sempat anjlok, di hari pertama melantai di bursa September lalu.

Bersambung ke halaman berikutnya. Langsung klik

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT