Lockdown Dilonggarkan, Warga Selandia Baru Boleh Ngemal hingga ke Bonbin

Aulia Damayanti - detikFinance
Rabu, 10 Nov 2021 20:44 WIB
New Zealand Prime Minister Jacinda Ardern announces a new date for national elections, during a news conference in Wellington, New Zealand, Monday, Aug. 17, 2020. The election had been scheduled for Sept. 19 but will now be held on Oct. 17, after a COVID-19 outbreak in Auckland. (Mark Mitchell/New Zealand Herald via AP)
Foto: Mark Mitchell/New Zealand Herald via AP
Jakarta -

Pemerintah Selandia Baru akhirnya melonggarkan lockdown di kota besar Auckland setelah 3 bulan kasus melonjak tajam. Kini toko ritel hingga mal sudah boleh dibuka.

Tempat wisata dan tempat umum juga diizinkan beroperasi, mulai dari museum, perpustakaan, dan kebun binatang. Selain itu, sekolah-sekolah di Auckland juga akan kembali belajar tatap muka mulai 17 November

Namun, sektor perhotelan belum diizinkan dibuka. Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern mengatakan sektor perhotelan akan dibuka kembali segera setelah Auckland mencapai target vaksinasinya.

"Kami telah mempertahankan kontak dengan perwakilan perhotelan sepanjang jalan, kami tahu betapa sulitnya itu. Kami melihat pembukaan kembali dalam waktu dekat saat Auckland mulai mencapai target itu," katanya, dikutip dari Reuters, Rabu (10/11/2021).

Ardern mengatakan sejauh ini, sekitar 84% warga Auckland telah menerima dosis kedua. Namun, di sisi lain negara itu telah diterpa kritikan karena dinilai lamban dalam mengadakan vaksinasi.

Dalam catatan pemerintah Selandia Baru, negara itu masih memiliki kasus COVID-19 terendah di dunia dengan di bawah 8.000 kasus terinfeksi dan 32 kematian.



Simak Video "Vaksinasi di Selandia Baru Dekati 90% Populasi"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)