ADVERTISEMENT

Survei BI: Masyarakat Optimistis Ekonomi RI Makin Membaik

Jihaan Khoirunnisaa - detikFinance
Kamis, 11 Nov 2021 21:45 WIB
Ilustrasi THR
Foto: Muhammad Ridho
Jakarta -

Kenaikan Indeks Keyakinan Konsumen dalam hasil Survei Konsumen Oktober 2021 dari Bank Indonesia (BI) menunjukkan masyarakat kian optimistis dalam pemulihan ekonomi nasional. Upaya penanganan pandemi di Indonesia pun diyakini dapat berjalan beriringan dengan aspek perekonomian.

"Hasil survei tersebut menunjukkan bahwa keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi terus menguat dan tumbuh optimis sejalan dengan membaiknya penanganan pandemi. Pemerintah mengapresiasi hal ini," ujar Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate dalam keterangan tertulis, Kamis (11/11/2021).

Menurutnya data dari BI tersebut menjadi bukti kebijakan gas dan rem selama ini efektif menyeimbangkan aspek pemulihan ekonomi dan kesehatan. Dengan begitu diharapkan tren positif bisa dipertahankan. Sehingga perputaran ekonomi Indonesia terus tumbuh dan pandemi dapat terkendali.

Survei Konsumen Oktober 2021 dari Bank Indonesia dalam hal Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) tercatat menguat menjadi 113,4 dari sebelumnya 95,5 pada September 2021. Level IKK yang sudah mencapai lebih dari 100 ini menunjukkan keyakinan konsumen berada pada area optimistis.

Kenaikan IKK dinilai turut didorong oleh perbaikan pada Indeks Kondisi Ekonomi (IKE) saat ini dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK). Persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini terpantau membaik, terutama dalam hal ketersediaan lapangan kerja dan penghasilan.

Johnny menerangkan hal ini sejalan dengan kebijakan pemerintah yang telah melonggarkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di berbagai daerah mengingat penanganan COVID-19 yang terus membaik.

"Penguatan keyakinan konsumen ini tentunya dipengaruhi oleh membaiknya aktivitas ekonomi dan penghasilan masyarakat, seiring dengan pembukaan kegiatan di berbagai sektor," kata Johnny.

Johnny yakin tren positif masih akan berlanjut ke depannya. Apalagi dalam waktu dekat akan memasuki momentum Natal dan Tahun Baru yang bisa memacu aktivitas konsumsi masyarakat. Kendati demikian, Johnny mewanti-wanti masyarakat untuk tetap waspada terhadap risiko penularan COVID-19.

"Dalam melakukan aktivitas konsumsi, sedapat mungkin tetap bijak bermobilitas, hindari kerumunan, dan terapkan protokol kesehatan dengan baik, pakai masker dengan benar. Kita tidak ingin momentum yang baik ini terdistraksi kembali dengan lonjakan kasus," pungkasnya.

(prf/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT