Dukung Pengembangan UMKM Daerah, OJK Gelar Festival UMKM Toba Vaganza

Yudistira Perdana Imandiar - detikFinance
Senin, 15 Nov 2021 17:07 WIB
OJK
Foto: Dok. OJK

Kedua, mengembangkan keterampilan dan kemampuan para pelaku UMKM dalam menghasilkan produk yang mampu bersaing dengan brand global dan berorientasi ekspor. Dalam hal ini, OJK juga telah bekerja sama startup melalui program Kampus UMKM bersama GoTo.

Ketiga, memperluas akses pelaku UMKM kepada lembaga keuangan formal melalui program pembiayaan yang inovatif dan berbasis klaster, di antaranya mereplikasi program KUR klaster di seluruh daerah Indonesia, mendukung pembiayaan digital dari Bank Himbara dalam program Digital Kredit UMKM atau Digiku, penyaluran pembiayaan alternatif melalui fintech dengan platform P2P lending dan security crowdfunding, serta memperluas program business matching yang merupakan kerja sama antara TPKAD dengan kantor regional/kantor OJK.

Khusus di Sumatera Utara, jelas Wimboh, skema KUR klaster diterapkan untuk pengembangan klaster pertanian terutama untuk komoditas kopi dan jagung. Pelaksanaan skema ini juga didukung partisipasi pembiayaan dari perbankan.

Pada pembukaan UMKM Toba Vaganza, Wimboh juga menyerahkan bantuan OJK kepada ekosistem KUR klaster berupa alat pertanian kepada BUMDes dan Kelompok Tani senilai Rp 96 juta dalam bentuk mesin grinder, mesin kopi otomatis, mesin cultivator traktor pajak, alat semprot elektrik dan alat penanaman jagung.

Selain dari OJK, program KUR klaster juga diberikan oleh BNI yang menyerahkan secara simbolis pembiayaan KUR klaster komoditas kopi. Sementara itu. dan Bank Sumut menyerahkan pembiayaan KUR klaster komoditi jagung.

Sementara itu, Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan mengapresiasi peran aktif OJK dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi nasional melalui berbagai kebijakan yang telah dilakukan.

"Saya mengapresiasi langkah OJK untuk menginisiasi pelaksanaan skema KUR klaster di berbagai daerah di Indonesia. OJK memegang peranan penting dalam pengembangan UMKM di daerah terutama dalam memperluas akses pembiayaan. KUR klaster dapat mendorong pertumbuhan sektor pertanian dan meningkatkan produktivitas di masyarakat," tutur Luhut.

Sebagai informasi, rangkaian Festival UMKM Toba Vaganza juga diisi kegiatan talkshow dengan tema 'Tantangan dan Peluang UMKM untuk Go Export ke Pasar Global'. Narasumber pada talkshow tersebut, antara lain Kementerian Perdagangan, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Universitas Sumatera Utara dan Mutigo Indonesia.


(akn/hns)