Muluskan Merger, Bapepam Kumpulkan SRO dan AB

Muluskan Merger, Bapepam Kumpulkan SRO dan AB

- detikFinance
Selasa, 25 Apr 2006 00:32 WIB
Jakarta - Untuk melancarkan merger Bursa Efek Jakarta (BEJ) dengan Bursa Efek Surabaya (BES), Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam) menjelaskan rincian merger kepada para anggota bursa dan Self Regulatory Organisation (SRO). Pertemuan ini dilakukan menjelang Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) masing-masing bursa Mei mendatang.Dalam pertemuan yang dilakukan di gedung BEJ, Senin (24/4/2006), Bapepam menjelaskan mengapa merger tersebut dipercepat dari rencana awalnya sebagaimana yang tertuang dalam Rencana Induk Pasar Modal 2005-2009. Dalam pertemuan yang juga dihadiri Ketua Bapepam yang baru Ahmad Fuad Rahmany dijelaskan secara rinci mekanisme penggabungan kedua bursa."Sebenarnya, inti pertemuan adalah untuk melancarkan pelaksanaan merger. Mereka semua kan pemegang saham BES dan BEJ," kata mantan Ketua Bapepam Darmin Nasution.Menurut Darmin, saat ini memang belum ada tim formal yang mengurusi masalah merger. Namun sudah ada tim yang mulai mengkaji merger baik dari BEJ, BES dan Bapepam. Hal Serupa juga dikatakan Direktur Utama BEJ Erry Firmansyah."Belum ada penggabungan, tapi sudah ada tim masing-masing yang mengkaji," kata Erry.Usai pertemuan tersebut, Darmin mengakui seluruh pemegang saham memberikan respons positif. "Responsnya adalah tidak ada yang keberatan satu orang pun dan tidak ada yang mempertanyakan konsep misalnya infrastruktur, perdagangan surat utang,"Dalam Kesempatan yang sama, Fuad Rahmany juga mengiyakan ketika ditanya apakah dirinya tetap akan meneruskan program merger.Mengenai kemungkinan terjadinya rasionalisasi karyawan akibat merger, Darmin berharap hal itu tidak terjadi. Rencananya sebagian karyawan akan masuk ke bursa yang baru sedangkan sisanya terserap oleh Bond Pricing Agency."Para pekerja ada yang masuk di bond pricing agency. Kita berharap semua terserap," ujarnya (ahm/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads